Sejumlah Data Ekonomi Picu Penguatan USD

   •    Rabu, 11 Jul 2018 09:32 WIB
dolar as
Sejumlah Data Ekonomi Picu Penguatan USD
Ilustrasi (OSCAR SIAGIAN/AFP)

New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) menguat terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Penguatan terjadi karena investor mempertimbangkan sejumlah laporan ekonomi.

Mengutip Antara, Rabu, 11 Juli 2018, pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1749 dari USD1,1748 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,3215 dari USD1,3256 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia jatuh ke USD0,7402 dari USD0,7466.

Sedangkan USD dibeli 111,29 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,81 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD naik menjadi 0,9924 franc Swiss dibandingkan dengan 0,9920 franc Swiss, dan naik menjadi 1,3120 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3115 dolar Kanada.

Indeks optimisme bisnis kecil AS turun sebanyak 0,6 poin dari Mei menjadi 107,2 pada Juni, National Federation of Independent Business (NFIB) melaporkan pada Selasa 10 Juli. Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, naik tipis sebanyak 0,08 persen menjadi 94,153 pada akhir perdagangan.

Angka itu masih tinggi menurut standar historis, karena para pemilik bisnis terus menciptakan lapangan pekerjaan baru dan meningkatkan kompensasi, menurut NFIB. Indeks ini mengukur pendapat usaha kecil tentang kondisi ekonomi di negara tersebut.

Sementara itu, jumlah lowongan pekerjaan naik tipis menjadi 6,6 juta pada hari kerja terakhir Mei, gagal memenuhi konsensus pasar, Departemen Tenaga Kerja AS mengumumkan. Kondisi ini tentu memberikan efek terhadap kebijakan ekonomi oleh Pemerintah AS.

 


(ABD)