Bersama Meksiko dan Kanada, AS Bahas Masa Depan NAFTA

   •    Minggu, 15 Apr 2018 13:00 WIB
nafta
Bersama Meksiko dan Kanada, AS Bahas Masa Depan NAFTA
Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) AS Mike Pence. AFP.

Lima: Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) AS Mike Pence mengadakan pembicaraan bilateral singkat dengan para pemimpin Meksiko dan Kanada dalam renegosiasi NAFTA.Diskusi di sela-sela KTT Amerika di Peru Terja, ketika para pejabat AS mengatakan mereka sudah mempersempit perbedaan atas Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara yang akan direvisi setelah 24 tahun itu. 

Hubungan AS dengan Meksiko telah memburuk dalam beberapa pekan terakhir setelah Presiden AS Donald Trump telah berusaha untuk menghubungkan pembicaraan perdagangan dengan upaya Meksiko untuk menghentikan migran yang secara ilegal melintasi perbatasan ke AS, dan memerintahkan pasukan Garda Nasional ke perbatasan kedua negara.

Pence mengaku sudah bertemu dengan Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau, dan kemudian bertemu dengan Presiden Meksiko Enrique Pena Nieto setengah jam kemudian. Sikap Pence dengan Trudeau lebih hangat dari pada Pena Nieto.

"Kami didorong dengan kemajuan negosiasi kami, dan kami berharap bahwa kami dapat mengakhiri negosiasi ulang yang sukses," kata dia dikutip dari Channel News Asia, Minggu, 15 April 2018. 

Bersama Pena Nieto, Pence mengaku tidak sabar untuk berdiskusi tidak hanya di NAFTA tetapi dalam berbagai masalah. Pemimpin Meksiko itu menekankan perlunya berbicara tentang hubungan bilateral dalam prinsip saling menghormati. 

Keduanya tidak menanggapi ketika wartawan mengajukan pertanyaan tentang aksi Trump yang ingin membangun tembok di sepanjang perbatasan AS-Meksiko. Belakangan, Pence mengatakan kepada wartawan bahwa pertemuan itu sangat produktif.

Dia menegaskan bahwa dia dan Pena Nieto tidak membahas masalah perdebatan dinding perbatasan Trump. "Saya pikir Presiden Pena Nieto memahami bahwa dia dan Presiden Trump memiliki perbedaan pendapat tentang itu," katanya.

"Saya akan meninggalkan KTT ini sangat berharap bahwa kami sangat dekat dengan kesepakatan yang lebih dinegosiasikan untuk orang-orang Amerika yang saling menguntungkan untuk Meksiko dan Kanada," tegasnya.

"Ini belum selesai. Masih ada masalah yang perlu diselesaikan. Tapi kami yakin ada kemungkinan nyata bahwa kami bisa tiba dalam beberapa minggu ke depan dalam NAFTA." jelas dia. 

Meksiko telah mengatakan bahwa pihaknya berharap untuk mendapatkan persetujuan tentang kesepakatan NAFTA yang direvisi bulan depan. Pena Nieto telah memerintahkan pemerintahnya untuk melakukan tinjauan menyeluruh mengenai kerja sama dengan Amerika Serikat di tengah meningkatnya ketegangan.

Pence didampingi oleh beberapa pejabat AS ke Peru, termasuk Jared Kushner, menantu laki-laki Trump dan penasihat senior yang bertugas menangani berbagai masalah kebijakan berskala internasional.

 


(SAW)