Indeks FTSE-100 Inggris Berakhir Jatuh 2,46%

   •    Rabu, 19 Apr 2017 10:02 WIB
bursa efekbursa saham
Indeks FTSE-100 Inggris Berakhir Jatuh 2,46%
Ilustrasi (REUTERS/Toby Melville)

Metrotvnews.com, London: Indeks FTSE 100 di London, indikator utama pasar saham Inggris, ditutup lebih rendah pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), mengalami pelemahan atau jatuh 2,46 persen atau 180,09 poin menjadi 7.143,50 poin.

Mengutip Antara, Rabu 19 April 2017, saham Marks & Spencer Group meningkat 1,93 persen, berada di posisi teratas daftar peraih keuntungan terbesar dari saham-saham unggulan. Diikuti Barratt Developments meningkat sebesar 1,40 persen, Persimmon menguat 0,95 persen, Taylor Wimpey bertambah 0,86 persen dan Land Securities Group naik 0,72 persen.

Sedangkan BHP Billiton memimpin kerugian atas saham-saham unggulan dengan penurunan harga 5,59 persen, diikuti oleh Glencore jatuh 5,58 persen, Anglo American merosot 5,13 persen, BP berkurang 3,93 persen dan Johnson Matthey turun 3,81 persen.

Sementara itu, indeks utama pasar saham Spanyol, IBEX-35, ditutup lebih rendah pada Selasa (18/4), melemah 0,6 persen menjadi 10.264,50 poin, dari 10.326,10 poin pada Kamis 13 April 2017 sebelum liburan Paskah di Spanyol.

Saham ArcelorMittal memimpin penurunan dengan merosot 5,96 persen, diikuti oleh DIA, Acerinox, Acciona, Repsol dan Grifols yang masing-masing kehilangan 2,91 persen, 2,82 persen, 2,43 persen, 2,21 persen dan 1,79 persen.

Di sisi lain, saham Abertis A memimpin kenaikan dengan bertambah 6,61 persen, diikuti oleh Banco Popular, Banco Sabadell dan Bankinter yang masing-masing naik 6,22 persen, 0,63 persen dan 0,05 persen.

Sementara itu, premi risiko Spanyol ditutup pada 152 poin dari 148 poin pada Kamis 13 April 2017 dan tingkat bunga obligasi 10-tahun Spanyol berakhir di 1,7 persen, naik dari 1,67 persen pada Kamis 13 April 2017.

 


(ABD)

Kebijakan HET Diyakini Efektif Cegah Gejolak Harga

Kebijakan HET Diyakini Efektif Cegah Gejolak Harga

11 hours Ago

Penerapan kebijakan HET yang dikeluarkan Kemendag dinilai akan menjadi panduan konsumen dalam m…

BERITA LAINNYA