Emas Dunia Melemah Usai USD Menguat

   •    Jumat, 19 May 2017 07:30 WIB
harga emas
Emas Dunia Melemah Usai USD Menguat
Ilustrasi (AFP PHOTO/Queens Jewels)

Metrotvnews.com, Chicago: Kontrak emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange berakhir lebih rendah pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB), karena saham-saham di New York dan dolar Amerika Serikat (USD) menguat.

Mengutip Antara, Jumat 19 Mei 2017, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Juni, turun sebanyak USD5,9 atau 0,47 persen menjadi menetap di USD1.252,80 per ounce. Ketika pasar ekuitas mendapat keuntungan maka logam mulia biasanya jatuh.

Dukungan terutama berasal dari data ekonomi terbaru, yang mendorong Dow Jones Industrial Average naik 104,18 poin atau 0,51 persen dan indeks komposit Nasdaq naik 48,96 poin atau 0,81 persen pada pukul 18.20 GMT.

Menurut Federal Reserve Bank of Philadelphia, indeks manufaktur di wilayah tersebut melonjak ke angka 38,8 pada Mei dari 22 pada April, menunjukkan penguatan yang tidak terduga. Sementara itu, data dari Departemen Tenaga Kerja AS mengatakan klaim pengangguran awal turun 4.000 menjadi 232.000 dalam pekan yang berakhir 13 Mei.

Faktor lain yang menyebabkan jatuhnya emas adalah kenaikan indeks dolar AS. Indeks dolar AS naik 0,61 persen menjadi 97,99 pada pukul 18.09 GMT. Indeks tersebut merupakan ukuran dolar terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya. Emas dan dolar biasanya bergerak berlawanan arah, yang berarti jika dolar naik maka emas berjangka akan turun.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli turun 23,6 sen atau 1,40 persen menjadi ditutup pada USD16,67 per ounce. Platinum untuk pengiriman Juli turun USD9,3 atau 0,98 persen menjadi ditutup pada USD936,8 per ounce.

 


(ABD)