ASEAN Diperhitungkan jadi Poros Kekuatan Ekonomi Baru

Desi Angriani    •    Kamis, 07 Sep 2017 12:38 WIB
aseanekonomi indonesiamark plus
ASEAN Diperhitungkan jadi Poros Kekuatan Ekonomi Baru
Founder & Chairman Markplus, Inc? Hermawan Kartajaya. (FOTO: MTVN/Desi Angriani)

Metrotvnews.com, Jakarta: CEO MarkPlus Hermawan Kartajaya menyatakan ASEAN saat ini menjadi poros kekuatan ekonomi baru yang patut diperhitungkan. Pasalnya, ASEAN mewakili 6,2 persen Gross Domestic Product (GDP) dunia pada 2016 atau hampir dua kali lipat bila dibanding 1967 yang hanya mencapai 3,2 persen GDP dunia.

"ASEAN merupakan kontinen yang terus tumbuh dan berkembang serta patut diperhitungkan sebagai poros kekuatan ekonomi baru. ASEAN mewakili 6,2 persen GDP dunia pada 2016," kata Hermawan dalam acara The 3rd ASEAN Marketing Summit (AMS) 2017, di Hotel Raffles, Jakarta, Kamis 7 September 2017.

Hermawan menjelaskan, GDP hasil penggabungan negara-negara ASEAN telah menempati peringkat enam terbesar dunia dan peringkat tiga di Asia dengan nilai total USD2,55 triliun atau empat kali lebih besar bila dibanding 1999 sejak dimulainya ekonomi tunggal.

Selain itu, ASEAN merupakan negara-negara yang terbebas dari konflik dan isu peperangan. Hal itu, memungkinkan partner kerjasama ASEAN Plus Three menjadikan ASEAN sebagai mitra kerja sama yang dapat diandalkan.

"Jepang, Tiongkok dan Korea Selatan melihat ASEAN sebagai negara yang potensial," tutup dia.

MarkPlus, Inc. berkolaborasi dengan Philip Kotler Center for ASEAN Marketing menggelar The 3rd ASEAN Marketing Summit (AMS) 2017 dalam rangka memperingati 50 tahun organisasi ASEAN sekaligus 20 tahun ASEAN Plus Three yang merupakan bentuk kerja sama ASEAN dengan Jepang, Tiongkok, dan Korea Selatan.

Tema yang diangkat dalam gelaran acara ini, yakni "ASEAN & Indonesia: New Opportunities from the East". AMS 2017 pun menjadi kesempatan para akademisi dan praktisi terkemuka dari berbagai latar belakang industri dan perusahaan untuk saling bertukar pikiran dan sharing pengalaman.

 


(AHL)