Harga Emas Dunia Tergelincir di Tengah Reformasi Pajak

Angga Bratadharma    •    Selasa, 05 Dec 2017 09:03 WIB
harga emas
Harga Emas Dunia Tergelincir di Tengah Reformasi Pajak
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Chicago: Kontrak emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange jatuh pada Senin waktu setempat (Selasa WIB), karena dolar Amerika Serikat (USD) menguat pada saat pembahasan reformasi pajak Amerika Serikat.

Mengutip Xinhua, Selasa, 5 Desember 2017, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Februari turun USD4,60 atau 0,36 persen, ditutup pada USD1.277,70 per ounce. Senat AS selama akhir pekan melewati sebuah proposal reformasi pajak, yang membantu memperkuat USD dan mendorong reli di sebagian besar indeks saham AS.

Indeks dolar AS, sebuah ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,16 persen menjadi 93,25 pada 1823 GMT. Sementara itu, Dow Jones Industrial Average meningkat 203,76 poin atau 0,84 persen menjadi 24.435,35 poin pada 1834 GMT.

Sedangkan indeks Dow Jones Industrial Average menambahkan 58,46 poin atau 0,24 persen menjadi 24.290,05. Sedangkan S&P 500 kehilangan 3,18 poin atau 0,12 persen menjadi 2.639,04. Indeks Nasdaq Composite turun 72,22 poin atau 1,05 persen menjadi 6.775,37.

Senat AS pada Sabtu secara sempit melewati undang-undang Republik untuk merombak kode pajak dalam beberapa dasawarsa, bergerak selangkah lebih dekat ke kemenangan legislatif besar pertama administrasi Trump dan anggota Partai Kongres.

Ketika USD menguat dan ekuitas menguat, harga emas biasanya turun, karena dolar yang lebih kuat membuat emas kurang menarik bagi investor asing dengan menggunakan mata uang lain sementara rally saham menarik investor ke pasar saham.

Sedangkan untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 1,5 sen atau 0,09 persen, menjadi ditutup pada USD16,373 per ounce. Platinum untuk Januari berikutnya kehilangan USD14,6 atau 1,55 persen, untuk menetap di USD926,00 per ounce.


(ABD)