Inggris Keluar dari Keanggotaan Uni Eropa

Menteri Brexit Inggris Tawarkan Suara Baru kepada Parlemen

Angga Bratadharma    •    Selasa, 14 Nov 2017 11:28 WIB
brexitekonomi inggris
Menteri Brexit Inggris Tawarkan Suara Baru kepada Parlemen
Ilustrasi (FOTO: AFP)

London: Menteri Brexit Inggris David Davis mengungkapkan bahwa pemerintah mengizinkan kesempatan bagi parlemen untuk berdebat, mencermati dan memberikan suara pada setiap kesepakatan akhir Brexit, yang menawarkan konsesi kepada pemberontak Partai Konservatif.

Perdana Menteri Inggris Theresa May berada di bawah tekanan untuk menawarkan parlemen kesempatan untuk memiliki pemungutan suara yang berarti dalam kesepakatan apapun mengenai kepergian Inggris dari Uni Eropa, dengan anggota partainya sendiri bersedia memberikan suara menentang pemerintah untuk mencegah undang-undang yang diperlukan.

"Sekarang saya bisa memastikan bahwa begitu kita mencapai kesepakatan, kita akan mengajukan sebuah undang-undang dasar khusus untuk menerapkan kesepakatan tersebut," kata David Davis, kepada parlemen, seperti dilansir CNBC, Selasa 14 November 2017.

"Ini juga berarti bahwa parlemen akan memberikan debat, mencermati dan memberikan suara pada kesepakatan akhir yang kita lakukan dengan Uni Eropa. Kesepakatan ini hanya akan berlaku jika parlemen menyetujuinya," tambah David Davis.

Sebelumnya, Kepala Brexit Uni Eropa (UE) Michel Barnier mengungkapkan bahwa dia membuat rencana kontingensi untuk kemungkinan adanya kegagalan perundingan atas perceraian Uni Eropa dengan Inggris, yang telah diberikannya dua minggu untuk mencapai kesepakatan awal mengenai isu-isu kunci.

"Ini bukan pilihan saya. Tapi itu kemungkinan dan semua orang perlu merencanakannya termasuk di negara anggota dan di lini bisnis yang sama. Kami juga mempersiapkannya secara teknis," kata Barnier.

Dia ingat bahwa tanpa kesepakatan mengenai persyaratan perdagangan usai Brexit, Uni Eropa dan Inggris akan kembali ke tarif Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), dengan ikatan dagang seperti yang dimiliki dengan Tiongkok. Sebelumnya, Barnier memberi Inggris ultimatum dua minggu untuk membuat konsesi dalam sebuah kesepakatan perceraian.


(ABD)

Pemerintah Masih Godok Pembentukan <i>Holding</i> BUMN Jasa Keuangan

Pemerintah Masih Godok Pembentukan Holding BUMN Jasa Keuangan

4 hours Ago

Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) masih menggodok pembentukan holding BUMN di sektor …

BERITA LAINNYA