KTT APEC 2017, Jokowi: Laut Harus jadi Pusat Pembangunan Ekonomi

Ade Hapsari Lestarini    •    Minggu, 12 Nov 2017 10:34 WIB
setya novantoktt apec
KTT APEC 2017, Jokowi: Laut Harus jadi Pusat Pembangunan Ekonomi
Presiden Joko Widodo saat berada di KTT APEC 2017 bersama PM Jepang Shinzo Abe. (FOTO: Biro Pers Istana)

Da Nang, Vietnam: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan bahwa laut harus menjadi pusat pembangunan ekonomi bagi para anggota APEC yang letak geografisnya berada di Samudera Pasifik, samudera terluas di dunia.

Hal tersebut ia sampaikan saat berbicara dalam retreat sesi II Pertemuan ke-25 Pemimpin Ekonomi APEC yang bertema "New Drivers for Regional Trade, Investment, and Connectivity", di Intercontinental Peninsula Resort, Da Nang, Vietnam, Sabtu 11 November 2017.

"Laut kita harus menjadi pusat pembangunan ekonomi melalui investasi infrastruktur laut, kegiatan ekonomi berbasis kelautan, integrasi dan pengamanan jaringan transportasi laut, dan pemanfaatan sumber daya kelautan yang berkelanjutan," kata Jokowi, seperti dikutip dari laman Setkab, Minggu 12 November 2017.

Presiden menambahkan, Indonesia mendorong pengarusutamaan isu-isu kelautan di APEC, termasuk dalam memerangi IUU (Illegal, Unreported, and Unregulated) fishing, mengatasi sampah plastik di laut, dan membangun sektor kelautan dan perikanan.

"Dalam tiga tahun terakhir, saya memberi perhatian khusus untuk percepat pembangunan infrastruktur laut guna menghubungkan kepulauan Indonesia termasuk 24 pelabuhan strategis," ujar Presiden.

Menurut dia, konsep tol laut yang ada di Indonesia bertujuan untuk membentuk konektivitas pelabuhan besar dan kecil untuk mempersingkat waktu singgah dan pengiriman.

"Juga akan meningkatkan kapasitas pelabuhan, menghubungkan daerah tertinggal terdepan dan terluar, serta menurunkan disparitas harga," ungkap Presiden Jokowi.

Untuk itu, Presiden Jokowi mendorong investasi APEC di bidang infrastruktur dan penguatan Sumber Daya Manusia untuk meningkatkan produktivitas ekonomi kelautan.

 


(AHL)