Gerak Harga Minyak Dunia Tertekan

Angga Bratadharma    •    Kamis, 08 Mar 2018 07:00 WIB
minyak mentah
Gerak Harga Minyak Dunia Tertekan
Ilustrasi (FOTO: AFP)

New York: Harga minyak dunia turun pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB) setelah data resmi menunjukkan bahwa produksi minyak Amerika Serikat (AS) terus meningkat. Produksi minyak mentah AS mencapai rekor tertinggi hampir 10,4 juta barel per hari (bpd) pekan lalu, menurut Energy Information Administration (EIA).

Mengutip Antara, Kamis, 8 Maret 2018, West Texas Intermediate untuk pengiriman April turun USD1,45 dan menetap di USD61,15 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman Mei turun USD1,45 menjadi ditutup pada USD64,34 per barel di London ICE Futures Exchange.

EIA memperkirakan produksi minyak mentah AS pada kuartal keempat 2018 mencapai rata-rata 11,17 juta bpd, naik dari perkiraan sebelumnya di sebulan lalu sebesar 11,04 juta barel per hari. Sementara itu, persediaan minyak mentah AS naik untuk minggu kedua berturut-turut, menambahkan 2,4 juta barel menjadi 425,9 juta minggu lalu, kata AMDAL.

Di sisi lain, pada akhir perdagangan New York, euro tidak berubah dari angka hari sebelumnya sebesar USD1,2405, dan poundsterling Inggris naik menjadi USD1,3894 dari USD1,3889 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7817 dari USD0,7819.

Sedangkan USD dibeli 106,08 yen Jepang, lebih rendah dari 106,22 yen Jepang pada sesi sebelumnya. USD naik menjadi 0,9436 franc Swiss dari 0,9406 franc Swiss, dan meningkat menjadi 1,2927 dolar Kanada dari 1,2901 dolar Kanada.

Kontrak emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange jatuh pada akhir perdagangan Rabu waktu setempat (Kamis WIB). Hal itu terjadi karena dolar Amerika Serikat (USD) rebound dari penurunan sesi sebelumnya.

 


(ABD)