Investor Ketar-ketir, Dolar AS Tertekan

Ade Hapsari Lestarini    •    Sabtu, 30 Dec 2017 09:57 WIB
dolar as
Investor Ketar-ketir, Dolar AS Tertekan
Ilustrasi. (FOTO: MI/Angga Yuniar)

New York: Mata uang dolar AS turun terhadap mata uang utama lainnya di akhir perdagangan Jumat waktu setempat. Hal ini karena investor khawatir dolar akan menghadapi headwinds (berfluktuasi) tahun depan.

Dengan tidak adanya data ekonomi utama yang akan keluar pada Jumat, analis ragu atas daya tahan pertumbuhan ekonomi negara tersebut membebani dolar.

Melansir Xinhua, Sabtu, 30 Desember 2017, indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,44 persen menjadi 92,198 pada akhir perdagangan.

Sedangkan pada akhir perdagangan di New York, euro naik menjadi 1,2010 dolar dari 1,1953 dolar pada sesi sebelumnya, dan poundsterling Inggris naik menjadi 1,3519 dolar dari 1,3443 dolar A.S. pada sesi sebelumnya. Dolar Australia meningkat menjadi 0,7813 dolar dari 0,7793 dolar.

Dolar AS membeli 112,62 yen Jepang, lebih rendah dari 112,87 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Dolar AS turun menjadi 0,9744 franc Swiss dari 0,9781 franc Swiss, dan turun menjadi 1,2539 dolar Kanada dari 1,2582 dolar Kanada.

Sementara itu, para pedagang masih mencerna kabar bahwa Presiden AS Donald Trump awal bulan ini menandatangani pemotongan pajak sebesar USD1,5 triliun menjadi undang-undang.

Tagihan pajak, sebuah penulisan ulang undang-undang perpajakan AS sejak 1986, akan memotong tingkat pajak penghasilan badan menjadi 21 persen dari tingkat pendapatan individual dan 35 persen saat ini.

Perdagangan terpantau lebih ringan dari biasanya minggu ini karena investor bersiap untuk liburan Tahun Baru. Pasar keuangan akan tutup pada Senin untuk liburan Hari Tahun Baru.


(AHL)