Konsumsi Gas Alam Tiongkok Melonjak di 2018

   •    Selasa, 05 Feb 2019 13:32 WIB
ekonomi chinationgkok
Konsumsi Gas Alam Tiongkok Melonjak di 2018
Ilustrasi (AFP PHOTO/GREG BAKER)

Beijing: Konsumsi gas alam Tiongkok melonjak pada 2018 di tengah upaya negara itu untuk mengatasi pencemaran lingkungan. Adapun perubahan konsumsi energi yang ramah lingkungan terus dilakukan agar laju pertumbuhan ekonomi lebih berkelanjutan tanpa merusak lingkungan.

"Konsumsi gas alam naik 18,1 persen menjadi 280,3 miliar meter kubik pada tahun lalu," ungkap Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Tiongkok, seperti dilansir dari Xinhua, Selasa, 5 Februari 2019.

Pertumbuhan dipercepat dibandingkan dengan kenaikan 15,3 persen yang terdaftar pada 2017. Tiongkok telah mempromosikan penggunaan gas alam skala besar yang efisien dalam bahan bakar industri, tenaga berbahan bakar gas, dan sektor transportasi.

"Negara ini bertujuan untuk membuat akun konsumsi gas alam sekitar 10 persen dari bauran energi negara pada 2020 dan 15 persen pada 2030," sebut Komisi Pembangunan dan Reformasi Nasional Tiongkok

Sebelumnya, ekonomi Tiongkok menunjukkan ketahanan yang kuat dan berpotensi tumbuh besar ketika bertransisi dari pertumbuhan cepat ke pembangunan berkualitas tinggi, meskipun tekanan ekonomi mulai menurun. Sejauh ini, Pemerintah Tiongkok terus berupaya memperbaiki struktur perekonomian guna menekan risiko yang bisa merusak.
 
"Meskipun tumbuh pada kecepatan yang relatif lebih lambat, ekonomi Tiongkok melihat transisi yang menonjol dalam momentum pertumbuhan, struktur ekonomi, dan mode pembangunan," kata Kepala Peneliti Pusat Tiongkok untuk Pertukaran Ekonomi Internasional Zhang Yansheng.

Ekonomi terbesar kedua di dunia itu tercatat tumbuh 6,6 persen secara tahun ke tahun di 2018, di atas target resmi sekitar 6,5 persen. Tetapi lebih rendah dari pertumbuhan 6,8 persen yang tercatat di 2017. Pertumbuhan pada kuartal keempat di 2018 mencapai level 6,4 persen atau turun dibandingkan dengan kuartal III-2018 yang mencapai 6,5 persen.


(ABD)