IMF: Ketidakpastian NAFTA Perlambat Pertumbuhan Ekonomi Meksiko

Angga Bratadharma    •    Rabu, 15 Nov 2017 16:05 WIB
imfperdagangan bebaskejahatan kanadaperdaganganekonomi amerikameksikonafta
IMF: Ketidakpastian NAFTA Perlambat Pertumbuhan Ekonomi Meksiko
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Mexico City: Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) menyebut ketidakpastian mengenai Perjanjian Perdagangan Bebas Amerika Utara atau North American Free Trade Agreement (NAFTA) akan memperlambat laju pertumbuhan ekonomi Meksiko menjadi 1,9 persen pada 2018.

Mengutip Xinhua, Rabu 15 November 2017, tingkat pertumbuhan akan melihat sedikit perlambatan tahun depan, sebelum sebuah resolusi akhirnya dari kesepakatan perdagangan memungkinkan ekonomi untuk mengambil kecepatan lagi, menurut sebuah laporan IMF yang dikeluarkan oleh Kementerian Keuangan Meksiko dan Bank of Mexico.

Pada 2017, Produk Domestik Bruto (PDB) Meksiko diproyeksikan tumbuh 2,1 persen. Kebijakan ekonomi Meksiko yang bagus membuatnya cukup kuat untuk mengatasi ketidakpastian mengenai hubungan dagangnya dengan Amerika Serikat, kata IMF, dengan alasan peraturan pertukaran mata uang fleksibel.

Namun, agensi tersebut merekomendasikan agar Meksiko terus menerapkan reformasi struktural untuk memacu pertumbuhan ekonomi. "Melanjutkan reformasi struktural, ditambah dengan potensi modernisasi NAFTA, bisa meningkatkan investasi dan pertumbuhan," kata IMF.

Meksiko dan mitra NAFTA-nya Kanada dan Amerika Serikat mengadakan putaran kelima perundingan mengenai kesepakatan perdagangan akhir bulan ini di Mexico City. Presiden AS Donald Trump menegaskan kesepakatan tersebut, yang ditandatangani pada 1994, dinegosiasikan ulang, mengklaim hal itu tidak adil karena menguntungkan Meksiko dan merugikan industri AS.

Negosiasi ulang North American Free Trade Agreement saat ini menghadapi lampu merah besar karena proposal kontroversial yang dibuat oleh Amerika Serikat. Tidak ditampik, keputusan negosiasi NAFTA memberikan efek tersendiri terhadap aktivitas perdagangan.

Moises Kalach, Koordinator Perundingan Internasional di Dewan Koordinasi Bisnis Meksiko, mengatakan bahwa filosofi Gedung Putih telah menyebabkan topik-topik utama yang tidak terjangkau di mana Meksiko belum siap untuk menyerah.

 


(ABD)