Emas Dunia Melonjak Ditopang Kekhawatiran Geopolitik

   •    Jumat, 11 May 2018 07:31 WIB
harga emaskomoditas
Emas Dunia Melonjak Ditopang Kekhawatiran Geopolitik
Ilustrasi (AFP/DEUTCHEBUNDESBANK)

Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange terpantau menguat pada akhir perdagangan Kamis waktu setempat (Jumat WIB), ditopang oleh melemahnya dolar Amerika Serikat (USD) dan kekhawatiran geopolitik.

Mengutip Antara, Jumat, 11 Mei 2018, kontrak emas yang paling aktif untuk pengiriman Juni, naik sebanyak USD9,30 atau 0,71 persen, menjadi menetap di USD1.322,30 per ons.

Departemen Tenaga Kerja AS merilis data inflasi April, menunjukkan bahwa Indeks Harga Konsumen (IHK) untuk semua konsumen perkotaan meningkat 0,2 persen, lebih lemah dari perkiraan banyak ekonom.

USD, yang telah mencapai tingkat tertinggi 2018 baru-baru ini, mundur menyusul pengumuman IHK. Indeks dolar AS turun 0,4 persen menjadi 92,75 pada pukul 16.25 GMT. Ketika USD turun maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargakan dalam dolar AS menjadi lebih murah bagi para investor yang menggunakan mata uang lainnya.



Emas juga mendapat dukungan tambahan dari keputusan Amerika Serikat menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran yang ditandatangani pada 2015. Kemungkinan bahwa pemerintah AS dapat menjatuhkan sanksi terhadap perusahaan-perusahaan negara lainnya yang berbisnis dengan Iran, telah menimbulkan kekhawatiran di pasar.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Juli naik 22 sen AS atau 1,33 persen, menjadi menetap di USD16,759 per ons. Platinum untuk penyerahan Juli, naik USD8,5 atau 0,93 persen, menjadi ditutup pada USD925,1 per ons.

 


(ABD)