Emas Berjangka Kembali Perkasa Usai USD Melempem

   •    Jumat, 07 Sep 2018 07:31 WIB
harga emaskomoditasekonomi dunia
Emas Berjangka Kembali Perkasa Usai USD Melempem
Ilustrasi (AFP/DEUTCHEBUNDESBANK)

Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange berakhir lebih tinggi untuk hari kedua berturut-turut pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Penguatan terjadi didukung oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (USD) terhadap mata uang utama lainnya.

Mengutip Antara, Jumat, 7 September 2018, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman Desember, naik sebanyak USD3,0 atau 0,25 persen menjadi ditutup pada USD1.204,3 per ons. Indeks USD, yang mengukur mata uang greenback terhadap enam mata uang utama saingannya, turun 0,13 persen menjadi 95,09 pada pukul 19.40 GMT.

Emas biasanya bergerak berlawanan arah dengan USD, yang berarti jika USD melemah maka emas berjangka akan naik, karena emas yang dihargakan dalam USD menjadi lebih murah bagi investor yang menggunakan mata uang lainnya.

Sementara untuk saham-saham, indeks Dow Jones Industrial Average mencatat kenaikan tipis pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB), tetapi pasar yang lebih luas berada di bawah tekanan, sehingga membantu meningkatkan daya tarik emas sebagai aset safe-haven.

Sehari sebelumnya, harga emas berjangka juga naik karena kekhawatiran tentang negosiasi perdagangan antara AS dan Kanada dan pelemahan dalam USD membantu meningkatkan daya tarik investasi logam mulia.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Desember turun 3,9 sen AS atau 0,27 persen menjadi menetap di USD14,181 per ons. Sedangkan platinum untuk penyerahan Oktober naik USD6,6 atau 0,84 persen menjadi ditutup pada USD790,9 per ons.

 


(ABD)