Harga Minyak AS Melonjak setelah Penurunan Tajam

   •    Sabtu, 07 Jul 2018 10:02 WIB
minyak mentahekonomi amerika
Harga Minyak AS Melonjak setelah Penurunan Tajam
Ilustrasi (FREDERIC J. BROWN/AFP)

New York: Harga minyak Amerika Serikat (AS) tercatat naik pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB) setelah turun hampir dua persen di sesi sebelumnya. Adapun negara-negara anggota OPEC dan bukan anggota tengah berupaya mendorong agar harga minyak dunia bisa berada di posisi tinggi seperti tahun-tahun sebelumnya.

Mengutip Xinhua, Sabtu, 7 Juli 2018, West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus naik USD0,86 untuk menetap di USD73,80 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman September turun USD0,28 menjadi ditutup pada USD77,11 per barel di London ICE Futures Exchange.

Banyak analis mengaitkan reli harga minyak AS pada Jumat waktu setempat (Sabtu WIB) ke situasi short covering dari penurunan di Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Minyak mentah AS berjangka turun pada Kamis karena data resmi menunjukkan persediaan minyak negara itu naik tak terduga pekan lalu.



Persediaan minyak mentah AS naik 1,2 juta barel dalam pekan yang berakhir 29 Juni, Administrasi Informasi Energi AS mengatakan. Adapun angka itu jauh lebih tinggi dari ekspektasi analis untuk penurunan 3,5 juta barel. Sementara itu, harga minyak Brent berada di bawah tekanan pada Jumat di tengah ketegangan perdagangan global yang meningkat.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 99,74 poin atau 0,41 persen menjadi 24.456,48. Sedangkan S&P 500 meningkat sebanyak 23,21 poin atau 0,85 persen menjadi 2.759,82. Indeks Nasdaq Composite melonjak 101,96 poin atau 1,34 persen menjadi 7.688,39.

Keuntungan indeks Dow Jones dipimpin oleh Walgreens Boots Alliance dan Microsoft. Saham kedua perusahaan naik sekitar 1,4 persen pada penutupan pasar. Semua 11 sektor utama S&P 500 ditutup lebih tinggi, dengan kesehatan dan teknologi naik lebih dari satu persen, mengalahkan sisanya. Nasdaq Composite juga naik, karena saham Biogen naik 19,63 persen.

 


(ABD)


Merpati akan Beroperasi Lagi 2019

Merpati akan Beroperasi Lagi 2019

6 hours Ago

PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) yang sejak 1 Februari 2014 berhenti beroperasi akibat k…

BERITA LAINNYA