Perang Dagang AS-Tiongkok Berpeluang hingga Pilpres 2020

   •    Sabtu, 24 Nov 2018 20:01 WIB
ekonomi amerikaekonomi chinationgkokas-tiongkokPerang dagang
Perang Dagang AS-Tiongkok Berpeluang hingga Pilpres 2020
Presiden Amerika Serikat Donald Trump (AFP/Nicholas Kamm)

New York: Standard Chartered Private Bank menilai ketegangan perdagangan antara Amerika Serikat (AS) dan Tiongkok dapat menjadi peralihan sementara dalam beberapa bulan mendatang. Akan tetapi tetap tidak terselesaikan sampai Pemilihan Presiden (Pilpres) pada 2020.

"Hal itu karena keputusan Washington untuk menyelesaikan ketegangan dengan Beijing kemungkinan didorong oleh kepentingan politik," kata Kepala Strategi Investasi Standard Chartered Private Bank Steve Brice, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 24 November 2018.

Ia menilai Presiden AS Donald Trump membidik masa jabatan kedua di Gedung Putih saat Pilpres 2020. Kondisi tersebut yang membuat Steve Brice melihat perang dagang yang terjadi akan banyak dipengaruhi oleh kepentingan politik, terutama saat Pilpres di 2020.

"Saya pikir itu akan menjadi keputusan politik," kata Brice.

Dua jajak pendapat baru-baru ini di AS menemukan bahwa orang-orang Amerika menyukai penanganan ekonomi oleh Trump, tetapi telah gagal mendapatkan persetujuan secara keseluruhan. Tren-tren tersebut menandakan kemungkinan masalah bagi tawaran pemilihan kembali Trump menjadi Presiden jika ekonomi kehilangan tenaga uap.

Trump dan Presiden Tiongkok Xi Jinping diperkirakan membahas masalah perdagangan pada KTT G-20 di Argentina pekan depan, tetapi banyak ahli mengatakan mereka tidak melihat kemajuan besar dari pertemuan itu. Tetap ada harapan agar perang dagang yang terjadi bisa segera diselesaikan demi kepentingan bersama.

"Anda mungkin melihat peralihan sementara tetapi kemudian ketika Anda lebih dekat dengan Pilpres maka suar ini kembali naik dan kemudian kita akan melihat ketegangan meningkat lagi," kata Brice.

Kekhawatiran tentang pertarungan tarif AS-Tiongkok telah berkontribusi terhadap peningkatan volatilitas di pasar global, dengan investor menyesuaikan posisi mereka dalam mengantisipasi proyeksi perlambatan pertumbuhan ekonomi dan pendapatan perusahaan tahun depan.

"Ada banyak alasan untuk sedikit lebih berhati-hati dalam jangka pendek," pungkas Brice.


(ABD)


Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

Struktur BP Batam Dipastikan Tidak Berubah

35 minutes Ago

Struktur organisasi dari BP Batam dipastikan tidak berubah meski figur pemimpin dalam organisas…

BERITA LAINNYA