Wall Street Berakhir Menguat Akibat Pertemuan The Fed Dimulai

   •    Rabu, 14 Jun 2017 07:37 WIB
wall street
Wall Street Berakhir Menguat Akibat Pertemuan The Fed Dimulai
Ilustrasi (REUTERS/Brendan McDermid)

Metrotvnews.com, New York: Bursa saham Wall Street berakhir menguat pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), dengan indeks Dow dan S&P 500 mencetak rekor penutupan baru. Kondisi itu terjadi karena Federal Reserve memulai pertemuan dua hari kebijakannya.

Indeks Dow Jones Industrial Average ditutup naik 92,80 poin atau 0,44 persen menjadi 21,328.47 poin. Indeks S&P 500 bertambah 10,96 poin atau 0,45 persen menjadi berakhir di 2.440,35 poin. Indeks komposit Nasdaq naik 44,90 poin atau 0,73 persen menjadi ditutup pada 6.220,37 poin.

Mengutip Antara, Rabu 14 Juni 2017, para analis secara luas memperkirakan bank sentral AS akan menaikkan suku bunganya sebesar seperempat poin pada pertemuan ini. Ekuitas diperdagangkan lebih tinggi meski ekspektasi seperti itu telah diperhitungkan oleh Wall Street.

Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga pada Juni mencapai 99,6 persen pada Selasa 13 Juni 2017, menurut alat FedWatch CME Group. Investor juga akan melihat dengan seksama petunjuk tentang bagaimana Federal Reserve berencana untuk melepas neracanya yang besar mencapai USD4,5 triliun.

Saham-saham teknologi, yang menyaksikan penurunan dua hari terbesar mereka sejak Desember dalam dua sesi terakhir, pulih dengan cepat pada Selasa 13 Juni 2017, memberikan beberapa dorongan naik bagi pasar.

Di sisi ekonomi, Indeks Harga Produsen (PPI) untuk permintaan akhir tidak berubah pada Mei, disesuaikan secara musiman, Departemen Tenaga Kerja AS melaporkan. Pada basis yang tidak disesuaikan, indeks permintaan akhir meningkat 2,4 persen untuk 12 bulan yang berakhir pada Mei.

"Harga grosir sedikit moderat pada Mei, namun tren kenaikan harga inti belum berbalik. Sementara itu, penurunan inflasi konsumen -di AS dan secara global- tidak mungkin didorong oleh PPI kecuali jika PPI meningkat lebih jauh," kata Chris Low, kepala ekonom FTN Financial, dalam sebuah catatan.

 


(ABD)