Bank Sentral Tiongkok Janjikan Dukungan Kuat untuk Swasta

Angga Bratadharma    •    Rabu, 07 Nov 2018 14:02 WIB
ekonomi chinationgkok
Bank Sentral Tiongkok Janjikan Dukungan Kuat untuk Swasta
Markas PBOC, di Beijing, Tiongkok (FOTO: AFP)

Beijing: Gubernur bank sentral Tiongkok atau People's Bank of China (PBOC) Yi Gang menjanjikan serangkaian kebijakan guna memperluas saluran pembiayaan untuk sektor swasta. Langkah ini sejalan dengan posisi PBOC yang mendukung pihak swasta untuk ikut tumbuh lebih baik di dalam perekonomian Tiongkok.

"Ada banyak pasokan dalam kebijakan moneter tetapi kita perlu menyalurkan dana ke bisnis pribadi yang kekurangan uang," kata Yi Gang, seperti dikutip dari Xinhua, Rabu, 7 November 2018.

Yi mengatakan PBOC telah menambahkan indeks baru dalam penilaian makroprudensial untuk bank-bank komersial dan memberi mereka dana jangka panjang dan dana murah guna mendorong lebih banyak pinjaman untuk bisnis swasta.

Bank sentral meningkatkan relokasi dan rediskon kuota dengan mencatat 300 miliar yuan (sekitar USD43 miliar) tahun ini dan menurunkan suku bunga pinjaman sebesar 0,5 poin persentase untuk pemberi pinjaman kecil. Selain itu, Tiongkok telah memutuskan untuk membantu penerbitan obligasi oleh perusahaan swasta, dengan dukungan likuiditas dari bank sentral.

"PBOC menyediakan dana awal dan mendorong partisipasi lembaga keuangan dan investor lain," kata Yi.

Yi menekankan kesulitan pembiayaan untuk perusahaan swasta, usaha kecil dan menengah khususnya, telah menjadi masalah yang mengakar di seluruh dunia, dan Tiongkok akan mengambil lebih banyak upaya untuk memperbaiki kegagalan tersebut.

Tiongkok telah mempertahankan lingkungan kebijakan moneter yang pruden dan netral serta memastikan likuiditas yang wajar dan memadai. Pada akhir September, kredit mikro luar biasa mencapai 7,73 triliun yuan, naik 18,1 persen secara tahun ke tahun. Adapun kredit mikro baru mencapai 959,5 miliar yuan dalam tiga kuartal pertama.


(ABD)


Merpati dalam Cangkang

Merpati dalam Cangkang

22 hours Ago

NASIB maskapai penerbangan PT Merpati Nusantara Airlines (persero) bak burung dalam sangkar.

BERITA LAINNYA