Perdagangan Bebas Tidak Adil

Menkeu AS Sebut Ada Hak Terapkan Kebijakan Proteksionis

Angga Bratadharma    •    Senin, 15 May 2017 08:46 WIB
perdagangan bebasekonomi amerika
Menkeu AS Sebut Ada Hak Terapkan Kebijakan Proteksionis
Menteri Keuangan AS Steven Mnuchin (REUTERS/Carlos Barria)

Metrotvnews.com, Italia: Amerika Serikat (AS) menyebut bahwa negara ekonomi kaya lainnya di dunia semakin terbiasa dengan rencana kebijakan Presiden AS Donald Trump atau berkaitan dengan Trumponomics. Namun, tidak ditampik jika Eropa dan Jepang menunjukkan sikap tetap khawatir tentang pergeseran kebijakan dari Washington.

Menteri Keuangan (Menkeu) AS Steven Mnuchin menegasan Amerika Serikat memiliki hak untuk menjadi proteksionis jika menganggap perdagangan tidak bebas atau adil. Dalam hal ini, Pemerintahan AS terus berupaya membangun kembali perekonomian lebih kokoh dan memacu pertumbuhan ekonomi.

"Kami tidak ingin menjadi proteksionis tapi kami berhak untuk menjadi proteksionis sejauh kami percaya perdagangan tidak bebas dan adil. Pendekatan kami adalah untuk perdagangan yang lebih seimbang, dan orang-orang telah mendengarnya," kata Mnuchin, seperti dikutip dari Reuters, Senin 15 Mei 2017.

"Dan seperti yang saya katakan, orang lebih nyaman hari ini karena sekarang mereka memiliki kesempatan untuk meluangkan waktu dengan saya dan mendengarkan Presiden Trump dan mendengar pesan ekonomi kami," tambah Mnuchin.



Sementara itu, menteri lain dari negara-negara G7 memperjelas bahwa mereka tidak berbagi pandangannya. Dalam hal ini, ada harapan agar Pemerintahan AS yang dipimpin oleh Presiden AS Donald Trump tidak menerapkan proteksionisme demi kepentingan lebih banyak pihak.

"Keenam orang lainnya mengatakan secara eksplisit, dan terkadang secara langsung kepada perwakilan Pemerintah AS bahwa sangat diperlukan untuk melanjutkan semangat kerja sama internasional yang sama," kata Menteri Keuangan Prancis Michel Sapin.

Gubernur Bank of France Francois Villeroy de Galhau mengatakan ada 'angin sepoi-sepoi' atas optimisme di dalam G7 tentang pemulihan ekonomi global setelah bertahun-tahun mengalami pertumbuhan lamban menyusul krisis keuangan yang dimulai hampir satu dekade yang lalu.

Namun dia mengatakan bahwa ketidakpastian yang berlanjut mengenai arah kebijakan AS mewakili sebuah risiko, menggemakan komentar yang dibuat pada Jumat oleh Menteri Keuangan Jepang Taro Aso.

"Kita tidak boleh mundur dalam perdagangan bebas karena telah memberi kontribusi pada kemakmuran ekonomi," kata Aso.

 


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA