Indeks Acuan Inggris Berakhir Menguat 0,23%

   •    Kamis, 11 Jan 2018 09:45 WIB
bursa efekbursa sahamekonomi inggris
Indeks Acuan Inggris Berakhir Menguat 0,23%
Ilustrasi (AFP PHOTO/Tolga AKMEN)

London: Saham-saham Inggris berakhir lebih tinggi pada Rabu waktu setempat (Kamis WIB), dengan indeks acuan FTSE-100 menguat 17,49 poin atau 0,23 persen, menjadi 7.748,51 poin. Royal Bank of Scotland Group, melonjak 4,60 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar di antara saham-saham unggulan.

Mengutip Xinhua, Kamis, 11 Januari 2018, diikuti oleh saham HSBC Holdings dan Prudential, yang masing-masing naik 3,81 persen dan 3,28 persen. Sementara itu, perusahaan pengembang perumahan Inggris Taylor Wimpey mengalami kerugian paling besar di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 4,16 persen.

Diikuti oleh saham Paddy Power Betfair, perusahaan pembuatan taruhan Inggris terkemuka, yang merosot 3,69 persen, serta Rolls-Royce Holdings, perusahaan teknik unggulan Inggris, turun 3,21 persen.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average turun 33,60 poin atau 0,13 persen menjadi 25,352.20. Sedangkan S&P 500 kehilangan 5,35 poin atau 0,19 persen menjadi 2.745,94. Indeks Nasdaq Composite turun 32,33 poin atau 0,45 persen menjadi 7.131,24.

Ketiga indeks utama tersebut naik mendekati rekor tertinggi pada Selasa, melanjutkan kinerja di awal yang solid mereka hingga tahun ini. Ekuitas AS memecahkan tonggak utama pada minggu perdagangan pertama 2018, karena indeks Dow, S&P 500, dan Nasdaq masing-masing ditutup di atas 25.000, 2.700 dan 7.000, untuk pertama kalinya.

Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,19 persen pada 92,351 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1963 dari USD1,1932 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun ke USD1,3513 dari USD1,3533.


(ABD)