Kemilau Emas Dunia Terus Meredup

   •    Selasa, 05 Feb 2019 07:35 WIB
harga emasemasekonomi dunia
Kemilau Emas Dunia Terus Meredup
Ilustrasi (Spencer Platt/AFP)

Chicago: Emas berjangka di divisi Comex New York Mercantile Exchange ditutup lebih rendah pada sesi kedua berturut-turut pada Senin waktu setempat (Selasa WIB). Adapun kemilau emas terbebani oleh kenaikan ekuitas dan penguatan dolar Amerika Serikat (USD).

Mengutip Xinhua, Selasa, 5 Februari 2019, kontrak emas paling aktif untuk pengiriman April turun sebanyak USD2,80 atau 0,21 persen menjadi menetap di USD1.319,30 per ons.

Pada Januari, ekonomi AS menambah 304 ribu pekerjaan yang lebih tinggi dari perkiraan, dan aktivitas ekonomi di sektor manufaktur juga meluas. Data ekonomi yang optimistis mendorong ekuitas. Dow Jones Industrial Average, S&P 500, dan Nasdaq semuanya naik karena investor lebih memilih aset berisiko daripada emas.

Sementara itu, indeks USD, ukuran greenback terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya, naik 0,26 persen menjadi 95,85 sekitar tengah hari. Ketika USD naik, harga emas biasanya turun karena logam mulia menjadi lebih mahal bagi investor yang memegang mata uang lain.

Adapun logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman Maret turun 4,5 sen atau 0,28 persen menjadi ditutup pada USD15,886 per ons. Sedangkan platinum untuk pengiriman April turun sebanyak USD3,90 atau 0,47 persen menjadi USD822,80 per ons.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average naik 175,48 poin atau 0,70 persen ke 25.239,37. Sedangkan S&P 500 naik sebanyak 18,34 poin atau 0,68 persen menjadi 2.724,87. Indeks Komposit Nasdaq naik 83,67 poin atau 1,15 persen menjadi 7.347,54.

Sebanyak sembilan dari 11 sektor S&P 500 utama naik, dengan teknologi dan industri masing-masing naik 1,6 persen dan 1,3 persen, memimpin kenaikan. Namun, perawatan dan materi kesehatan mengalami kesulitan dari sisi kinerja sahamnya. Dalam pekan yang berakhir 1 Februari, Dow Jones, S&P 500, dan Nasdaq semuanya naik lebih dari satu persen.


(ABD)