Jelang Rilis Data Inflasi AS, Kenaikan Harga Emas Terbatas

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 13 Oct 2017 10:54 WIB
harga emas
Jelang Rilis Data Inflasi AS, Kenaikan Harga Emas Terbatas
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Metrotvnews.com, Jakarta: Menjelang dirilisnya data inflasi Amerika Serikat (AS) nanti malam, kenaikan harga emas berpotensi terbatas.

"Yakni oleh resisten USD1.298 pada sesi Asia dalam range antara USD1.284-USD1.298," tutur tim Monex Research Department, dalam analisanya, Jumat 13 Oktober 2017.

Adapun harga emas berakhir di level USD1.293,75 (+0,15 persen) pada perdagangan Kamis, dan masih bertahan dekat level tertinggi dua pekan meski data PPI AS dirilis apik. Di mana harga saat penulisan USD1.293,71.



Selain itu, sentimen positif dari laporan suplao Badan Energi Internasional (EIA) berpotensi menopang harga minyak di atas level USD50 per barel pada sesi Asia, dan berpeluang menguji level resisten USD51,50 per barel.

"Laporan penuruan stok di AS mampu membatasi pelemahan harga minyak pada hari Kamis, dan berakhir di level USD50,74 per barel (-0,55 persen). Harga saat penulisan USD50,71 per barel," jelasnya.

Di sisi lain, berlanjutnya penguatan dolar pada sesi Asia berpotensi menekan euro terhadap USD ke support terdekat di level 1,1790. Range berkisar antara 1,1790-1,1910.

"Data ekonomi AS yang bagus membuat euro terhadap USD melemah untuk pertama kalinya dalam lima hari terakhir, berakhir di level 1,1829 (-0,33 persen) pada hari Kamis. Harga saat penulisan 1,1829," pungkasnya.


(AHL)