Bea Cukai Gagalkan Ekspor Minerba Ilegal Senilai Rp74 Miliar

Suci Sedya Utami    •    Senin, 09 Nov 2015 16:57 WIB
ekspor minerba
Bea Cukai Gagalkan Ekspor Minerba Ilegal Senilai Rp74 Miliar
Menteri Keuangan RI Bambang Brodjonegoro. ANTARA FOTO/Yudhi Mahatma

Metrotvnews.com, Jakarta: Otoritas bea cukai dan juga Polres Tanjung Priok berhasil menggagalkan 80 kontainer berisi barang ekspor minerba ilegal.

Menteri Keuangan RI Bambang Brodjonegoro mengatakan, barang-barang minerba ilegal tersebut  berasal dari Maluku, Sulawesi, Jawa Barat, dan Jawa Timur dan diduga merupakan produk pertambangan yang akan dikirim ke negara Belanda, Taiwan, Hongkong, India, Singapura, dan Thailand

"Ekspor ilegal ini merupakan pelanggaran pidana dan administrasi. Kebijakan kita kan dari tahun lalu melarang ekspor barang mineral mentah," kata Bambang dalam Konferensi Pers yang disampaikan oleh Kementerian Keuangan RI bersama Kepolisian RI, Senin (9/11/2015).

Jenis-jenis mineral ilegal tersebut yakni biji besi, terk timah (tin slag), biji cinnabar (mercury), konsentrat seng, batu mulia, fedspar, zinc power, pasir zirconium, seng paduan dalam bentuk ingot, bijih chromite, bijih tembaga, dan bijih logam tanah jarang (ceirum).

"Potensi kerugian ekspor ilegal ini mencapai Rp73,8 miliar," ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Heru Pambudi menambahkan tangkapan ini merupakan tangkapan yang terbesar karena dilakukan secara masal oleh 21 perusahaan baik berbentuk PT maupun CV.

"Ini dilakukan oleh penambang ilegal karena dokumennya yang salah, izin  penambangannya enggak ada, mereka memodifikasi dokumennya. Ada juga perubahan legal tapi konsentratnya dikaburkan," sambung Heru.


(SAW)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

5 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA