ASEAN Berkomitmen Menghilangkan Hambatan Perdagangan

Fauzi Jamal    •    Kamis, 07 Sep 2017 14:56 WIB
asean
ASEAN Berkomitmen Menghilangkan Hambatan Perdagangan
ASEAN Berkomitmen Menghilangkan Hambatan Perdagangan. (FOTO: Metro TV/Fauzi Djamal)

Metrotvnews.com, Manila: Pertemuan para Menteri Ekonomi ASEAN (AEM) ke-49 secara resmi dibuka Menteri Perindustrian dan Perdagangan Filipina Ramon Lopez, di Pasay City, Filipina, Kamis 7 September 2017.

Para menteri ekonomi ASEAN menegaskan kembali komitmennya untuk meningkatkan kerja sama ekonomi dan menghilangkan berbagai hambatan perdagangan. Sejumlah permasalahan dibahas dalam pertemuan tahunan tersebut di antaranya pengembangan UMKM, e-commerce, investasi, dan interkoneksi antarkawasan.

Filipina selaku tuan rumah dan ketua ASEAN berharap pertemuan AEM dapat menghasilkan keputusan yang lebih substansial untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi ASEAN.


Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita saat menghadiri AEM ke-49 di Filipina.

Selain itu, Filipina juga menilai perlu ada kerja sama yang lebih inklusif antaranggota ASEAN serta mengembangkan konektivitas dan integrasi antarkawasan melalui model ASEAN single windows. Hambatan nontarif juga harus dapat dihilangkan agar ekonomi ASEAN dapat meningkat lebih pesat lagi.

Pertemuan AEM turut dihadiri pula Menteri Perdagangan Indonesia Enggartiasto Lukita, dan menteri ekonomi dari Laos, Malaysia, Thailand, Myanmar, Vietnam, Singapura, Brunei Darussalam, Kamboja, dan Sekjen ASEAN.



Sebelumnya pada Rabu 6 September malam, ke-10 menteri ASEAN bertemu dengan Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Dalam pertemuan tersebut, Presiden Duterte mengingat pentingnya merampungkan kesepakatan Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) karena akan mendorong percepatan ekonomi ASEAN.

Presiden Duterte juga mengapresiasi dukungan para menteri ekonomi ASEAN terhadap pengembangan UMKM yang menjadi usulan Filipina untuk dibahas dalam pertemuan AEM ke-49. Filipina berharap kepedulian terhadap UMKM akan menciptakan bisnis yang inklusif dan berkeadilan. (Fauzi Djamal/Metro TV)


(AHL)