Data Ekonomi Tiongkok Lemah, Wall Street Tertekan

Ade Hapsari Lestarini    •    Jumat, 14 Oct 2016 07:56 WIB
wall street
Data Ekonomi Tiongkok Lemah, Wall Street Tertekan
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Metrotvnews.com, New York: Saham-saham Amerika Serikat (AS) tergelincir dipimpin oleh jatuhnya saham-saham keuangan, menyusul data ekonomi Tiongkok yang lemah.

Menjelang hasil kuartalan laporan keuangan, yang telah berada di bawah tekanan menyusul berita negatif Deutsche Bank dan Wells Fargo, menyeret pelemahan pada saham Wells Fargo, JPMorgan Chase, dan Citigroup. Indeks keuangan S & P turun 1,1 persen.

Menghidupkan kembali kekhawatiran tentang kesehatan ekonomi terbesar kedua di dunia, data menunjukkan ekspor Tiongkok turun 10 persen pada September. Jauh lebih buruk daripada yang diharapkan pasar, dengan impor tiba-tiba menyusut.

Reuters melansir, Jumat, 14 Oktober, indeks Dow Jones industrial average turun 45,26 poin atau 0,25 persen menjadi 18.098,94, idneks S & P 500 kehilangan 6,63 poin atau 0,31 persen ke 2.132,55, serta Nasdaq Composite melemah 25,69 poin atau 0,49 persen ke 5.213,33.

Namun demikian, penurunan lebih dalam ini tertahan rebound-nya harga minyak yang tercatat lebih tinggi. Sebuah laporan dari Pemerintah AS memaparkan diesel dan bensin membantu harga minyak rebound. Selain itu, ketidakpastian atas pemilihan suara presiden AS pada 8 November dan peraturan bank yang membebani sektor keuangan, menjadi beberapa alasan melemahnya pasar saham.

Investor pun telah khawatir tentang valuasi pasar, terutama dengan keuntungan kuartal ketiga dari perusahaan S & P 500 yang diprediksi jatuh sekitar 0,7 persen, menurut data Thomson Reuters.

Selanjutnya, Federal Reserve merilis risalah pertemuan tingkat-pengaturan suku bunga yang menunjukkan beberapa pembuat kebijakan merasa kenaikan suku bunga harus segera dilakukan.

Sekitar 6,7 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, dibandingkan dengan rata-rata harian selama 20 hari perdagangan terakhir sebesar 6,8 miliar lembar saham, demikian menurut data Thomson Reuters.


(AHL)