Menguatnya Dolar, Picu Penurunan Harga Minyak Dunia

   •    Sabtu, 17 Sep 2016 09:35 WIB
minyak mentah
Menguatnya Dolar, Picu Penurunan Harga Minyak Dunia
Sebuah kilang minyak lepas pantai (Foto: Reuters)

Metrotvnews.com, New York: Harga minyak dunia turun pada Jumat 16 September waktu Amerika Serikat (AS) atau Sabtu 17 September waktu Indonesia. Penurunan ditengarai terjadi di tengah melimpahnya pasokan global dan dolar AS yang lebih kuat.
 
Pertumbuhan permintaan minyak global melambat pada kecepatan yang lebih cepat dari yang diperkirakan, Badan Energi Internasional (IEA) mengatakan dalam laporan September yang dipublikasikan Selasa 13 September.
 
"Untuk 2016, diperkirakan terjadi kenaikan 1,3 juta barel per hari, penurunan 0,1 juta barel per hari pada perkiraan kami sebelumnya karena pelambatan lebih nyata pada kuartal ketiga 2016. Momentum pengurangan lebih lanjut menjadi 1,2 juta barel per hari pada 2017 karena kondisi-kondisi makro ekonomi yang mendasarinya masih belum pasti," paparan laporan tersebut, seperti dikutip dari Antara, Sabtu (17/9/2016).
 
Badan Informasi Energi AS (EIA) dalam laporan mingguannya, Rabu (14/9) mengatakan, persediaan sulingan (destilat) AS, yang termasuk minyak diesel dan minyak pemanas, naik 4,6 juta barel dalam pekan yang berakhir 9 September, dibandingkan ekspektasi analis kenaikan 1,5 juta barel.
 
Sementara itu menurut EIA, stok bahan bakar AS naik 567.000 barel pekan lalu, juga mengalahkan perkiraan pasar.
 
Harga minyak juga di bawah tekanan karena penguatan dolar menghambat sentimen investor, membuat minyak yang dihargakan dalam dominasi dolar kurang menarik bagi pemegang mata uang lainnya.
 
Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,84 persen menjadi 96,088 pada akhir perdagangan Jumat, tertinggi dalam hampir dua minggu.
 
Patokan AS, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober merosot 0,88 dolar AS menjadi menetap di 43,03 dolar AS per barel di New York Mercantile Exchange.
 
Sementara itu, patokan Eropa, minyak mentah Brent untuk pengiriman November kehilangan 0,82 dolar AS menjadi ditutup pada 45,77 dolar AS per barel di London ICE Futures Exchange.



(FJR)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

Pascareshuffle Mau Apa? (4)

1 month Ago

Republik Sentilan Sentilun malam ini bertema "Pascareshuffle Mau Apa?" menghadirkan A…

BERITA LAINNYA