Dolar AS Terus Menguat

Ade Hapsari Lestarini    •    Kamis, 14 Sep 2017 07:41 WIB
dolar as
Dolar AS Terus Menguat
Ilustrasi. (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

Metrotvnews.com, New York: Mata uang dolar AS terus menguat pada perdagangan Rabu waktu setempat, karena investor mencerna indeks harga produsen yang baru dirilis.

Indeks Harga Producer yang disesuaikan secara musiman untuk permintaan akhir naik 0,2 persen pada Agustus, demikian dilaporkan Departemen Tenaga Kerja AS.

Indeks untuk permintaan makanan, energi, dan jasa perdagangan meningkat 0,2 persen pada Agustus menyusul tidak ada perubahan di Juli. Untuk 12 bulan yang berakhir pada Agustus, harga untuk permintaan akhir dikurangi makanan, energi, dan jasa perdagangan naik 1,9 persen, menurut laporan tersebut.

Melansir Xinhua, Kamis 14 September 2017, indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, naik 0,62 persen pada 92,453 pada akhir perdagangan.

Sementara itu, investor juga menunggu Indeks Harga Konsumen (CPI) jatuh tempo pada Kamis. Data tersebut dapat mempengaruhi keputusan pejabat Fed mengenai kebijakan moneter AS.

Harapan untuk kebijakan moneter ketat di Amerika Serikat telah mengemuka baru-baru ini. Ekspektasi pasar untuk kenaikan suku bunga di bulan Desember adalah 41,1 persen, menurut alat FedWatch CME Group.

Pada akhir perdagangan New York, euro turun menjadi 1,1885 dolar dari 1,1967 dolar pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi 1,3202 dolar dari 1,3289 dolar AS pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi 0,7984 dolar dari 0,8026 dolar.

Dolar membeli 110,51 yen Jepang, lebih tinggi dari 110,03 yen pada sesi sebelumnya. Dolar AS naik menjadi 0,9647 franc Swiss dari 0,9599 franc Swiss, dan mencapai 1,2199 dolar Kanada dari 1.2166 dolar Kanada.


(AHL)