USD Perkasa Usai Data Ekonomi Positif

Angga Bratadharma    •    Rabu, 20 Jun 2018 08:03 WIB
dolar as
USD Perkasa Usai Data Ekonomi Positif
Ilustrasi (TED ALJIBE/AFP)

New York: Gerak dolar Amerika Serikat (USD) perkasa pada Selasa waktu setempat (Rabu WIB), karena investor mencerna rilis data positif di Amerika Serikat. Penguatan USD akhirnya menghambat investasi seperti emas untuk melonjak, di tengah jatuhnya bursa saham Wall Street.

Mengutip Xinhua, Rabu, 20 Juni 2018, pada akhir perdagangan New York, euro jatuh ke USD1,1575 dari USD1,1615 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris turun menjadi USD1,3169 dari USD1,3240 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7377 dari USD0,7416.

Sedangkan USD membeli 110,08 yen Jepang atau lebih rendah dari 110,51 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD naik menjadi 0,9950 franc Swiss dari 0,9949 franc Swiss, dan naik menjadi USD1,3281 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3216 dolar Kanada.



Sementara itu, safe haven seperti yen Jepang naik terhadap greenback di tengah kekhawatiran yang meluas atas hubungan perdagangan global. Indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, meningkat 0,35 persen pada 95,084 di akhir perdagangan.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 287,26 poin atau 1,15 persen menjadi 24.700,21. Sedangkan S&P 500 turun sebanyak 11,18 poin atau 0,40 persen menjadi 2.762,57. Kemudian indeks Nasdaq Composite turun 21,44 poin atau 0,28 persen menjadi 7.725,59.

Kerugian yang menimpa Dow Jones terutama disebabkan oleh penurunan Boeing dan Caterpillar. Saham Boeing dan Caterpillar masing-masing turun 3,84 persen dan 3,62 persen pada penutupan pasar. Kedua saham sensitif terhadap ketegangan perdagangan karena mereka memiliki sebagian besar bisnis di luar negeri.

 


(ABD)