Fed Tidak Pertahankan Suku Bunga untuk Kumpulkan Utang

Angga Bratadharma    •    Sabtu, 14 Apr 2018 18:05 WIB
ekonomi amerikathe fed
Fed Tidak Pertahankan Suku Bunga untuk Kumpulkan Utang
Gedung The Fed (FOTO: AFP)

New York: Pejabat di Pemerintahan Amerika Serikat (AS) berharap the Fed bisa mempertahankan suku bunga rendah untuk membantu membiayai beban utang yang terus tumbuh dari waktu ke waktu. Meski demikian, the Fed memiliki pertimbangan lain dan posisi utang AS bukan menjadi faktor utama terkait mengubah tingkat suku bunga.

Presiden the Fed Minneapolis Neel Kashkari menegaskan kekhawatiran utang nasional bukan merupakan faktor yang membebani bank sentral ketika memutuskan tingkat suku bunga. The Fed melihat situasi dan kondisi ekonomi secara keseluruhan terutama dari sisi inflasi dan tingkat pengangguran.

"Bagaimana dana treasury itu sendiri dan berapa banyak yang mereka habiskan serta apa yang mereka keluarkan bukan bagian dari pertimbangan kami," kata Kashkari, seperti dikutip dari CNBC, Sabtu, 14 April 2018.



Ketika pemerintah terus membelanjakan anggaran, di sisi lain the Fed terus menaikkan suku bunga. Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), di mana Kashkari bukan anggota voting tahun ini, pada Maret menyetujui kenaikan seperempat poin ke tingkat patokannya, meningkatkan kisaran target dari 1,5 persen menjadi 1,75 persen.

Pada saat yang sama, utang nasional telah melonjak menjadi USD21,1 triliun, di mana sebesar USD15,4 triliun merupakan utang milik publik. Kritik dari bank sentral adalah dengan tuduhan bahwa tarif mendekati nol memudahkan pemerintah untuk menjalankan IOU besar-besaran.

Namun, Kashkari mengatakan, the Fed dalam musyawarahnya tidak mempertimbangkan tingkat suku bunga terhadap utang. "Situasi fiskal sangat penting bagi negara kami. Kami harus membuat pilihan sulit, dan sejauh ini kami tidak membuat pilihan sulit itu," pungkasnya.

 


(ABD)


Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

Kepailitan Sariwangi Tidak Memengaruhi Industri Makanan

1 day Ago

Kepailitan Sariwangi AEA dan anak usahanya yaitu PT Maskapai Perkebunan Indorub Sumber Wadung (…

BERITA LAINNYA