USD Tergelincir Akibat Euro Berbalik Menghijau

   •    Rabu, 06 Jun 2018 09:31 WIB
dolar as
USD Tergelincir Akibat Euro Berbalik Menghijau
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari)

New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) melemah terhadap mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Pelemahan itu terjadi karena euro pulih menyusul laporan bahwa Bank Sentral Eropa atau European Central Bank (ECB) akan secara bertahap mengurangi stimulus moneternya.

Mengutip Antara, Rabu, 6 Juni 2018, pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1714 dari USD1,1697 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3393 dari USD1,3315 di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7615 dari USD0,7653.

Sedangkan USD dibeli 109,74 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,72 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD turun menjadi 0,9846 franc Swiss dari 0,9881 franc Swiss, dan naik ke 1,2973 dolar Kanada dari 1,2930 dolar Kanada.

Bloomberg News melaporkan bahwa para pejabat ECB memperkirakan pertemuan 14 Juni yang akan datang dapat berakhir dengan keputusan bank sentral menghentikan pembelian asetnya. Euro juga mendapat dukungan setelah Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte mengatakan Italia tidak memiliki rencana untuk keluar dari zona euro.

Kondisi itu tidak ditampik mengurangi ketakutan pasar akan terpecahnya zona euro. Mata uang bersama naik 0,2 persen terhadap USD pada akhir perdagangan setelah berita tersebut. Indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya, turun 0,14 persen menjadi 93,909 pada akhir perdagangan.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average menurun 13,71 poin atau 0,06 persen menjadi berakhir di 24.799,98 poin. Indeks S&P 500 naik 1,93 poin atau 0,07 persen menjadi ditutup di 2.748,80 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir meningkat 31,40 poin atau 0,41 persen menjadi 7.637,86 poin.

Nasdaq membuat rekor intraday baru pada perdagangan Selasa 5 Juni, terutama dipimpin oleh Netflix dan Amazon. Saham Amazon dan Netflix masing-masing naik 1,87 persen dan 1,1 persen pada penutupan pasar.

 


(ABD)