Goldman Sebut Ekonomi AS Tumbuh Dua Kali dari Perkiraan

Angga Bratadharma    •    Kamis, 13 Sep 2018 15:03 WIB
ekonomi amerika
Goldman Sebut Ekonomi AS Tumbuh Dua Kali dari Perkiraan
Ilustrasi (THOMAS SAMSON/AFP)

New York: Goldman Sachs mengungkapkan data terbaru menunjukkan bahwa ekonomi Amerika Serikat (AS) tumbuh lebih cepat dari perkiraan sejalan dengan hadirnya sejumlah tantangan termasuk perang dagang yang semakin intensif antara AS dengan mitra dagang utamanya.

"Laporan tenaga kerja yang dikombinasikan dengan survei manufaktur menunjukkan pertumbuhan sebesar 3,5 persen atau dua kali perkiraan kami tentang potensi ekonomi dan konsisten dengan laju pengetatan pasar tenaga kerja yang cepat," kata Kepala Ekonom Goldman Sachs Jan Hatzius, seperti dikutip dari CNBC, Kamis, 13 September 2018.

Hasilnya adalah, lanjutnya, the Fed berencana untuk menaikkan suku bunga acuan sebanyak enam kali lagi hingga akhir 2019. Perkiraan itu sedikit di atas lima kenaikan yang telah diindikasikan oleh pejabat bank sentral selama periode tersebut dan jauh di atas tiga langkah yang diindikasikan oleh pasar berjangka.

Hatzius mengakui bahwa berbagai persoalan dapat mengubah lintasan the Fed, tetapi ia nyaman dengan ramalan saat ini yang menurutnya lebih konservatif. Dirinya tidak menampik keputusan kenaikan suku bunga acuan bisa memberikan efek tersendiri terhadap aktivitas perekonomian AS di masa mendatang.

"Meski tentu saja kebijakan perdagangan akan menghasilkan jalur yang lebih dangkal," tuturnya.

Rentang suku bunga acuan the Fed saat ini adalah 1,75-2 persen. Pasar mengharapkan pada FOMC adanya kenaikan seperempat poin lainnya saat pertemuan 25-26 September dan dilakukan lagi pada Desember. Kenaikan September memiliki peluang 98 persen, sementara langkah Desember membawa kemungkinan 79 persen, menurut pelacak FedWatch CME.

 


(ABD)


Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

Merpati akan Lunasi Utang Usai Maskapai Beroperasi

1 day Ago

Merpati Nusantara Airlines berjanji akan melunasi utang dan pesangon mantan karyawannya. Janji …

BERITA LAINNYA