EIA: Bahan Bakar Fosil Dominasi Konsumsi Energi AS

Angga Bratadharma    •    Kamis, 05 Jul 2018 11:02 WIB
minyak mentahekonomi amerika
EIA: Bahan Bakar Fosil Dominasi Konsumsi Energi AS
Ilustrasi (Chip Somodevilla/AFP)

Houston: Administrasi Informasi Energi atau Energy Information Administration (EIA) Amerika Serikat (AS) melaporkan bahwa bahan bakar fosil memberikan kontribusi terhadap konsumsi energi AS di 2017 kurang lebih 80 persen, atau terendah sejak 1902. Di sisi lain, Pemerintah AS terus menggenjot produksi minyaknya di tengah kenaikan harga minyak dunia.

Menurut EIA, bahan bakar fosil seperti minyak bumi, gas alam, dan batu bara telah menyumbang setidaknya 80 persen dari konsumsi energi di Amerika Serikat selama lebih dari satu abad. Namun di 2017, terlihat penurunan konsumsi bahan bakar fosil di AS untuk tahun ketiga secara berturut-turut.

"Hal itu didorong oleh konsumsi batu bara dan gas alam yang sedikit berkurang," kata EIA, seperti dikutip dari Xinhua, Kamis, 5 Juli 2018.



Konsumsi batu bara turun 2,5 persen pada 2017, setelah penurunan tahunan yang lebih besar sebanyak 13,6 persen pada 2015 dan 8,5 persen pada 2016. Konsumsi batu bara AS mencapai puncaknya pada 2005 dan menurun hampir 40 persen sejak saat itu.

Konsumsi gas alam turun 1,4 persen pada 2017, sebuah perubahan dari tren baru-baru ini. Tidak seperti konsumsi batu bara yang menurun dalam delapan dari 10 tahun terakhir, konsumsi gas alam meningkat dalam delapan dari 10 tahun terakhir.

Pertumbuhan konsumsi gas alam telah didorong oleh peningkatan penggunaan di sektor tenaga listrik. Secara keseluruhan, konsumsi gas alam AS meningkat 24 persen dari 2005 hingga 2017. Konsumsi minyak bumi meningkat pada 2017, tetapi tetap 10 persen lebih rendah dari tingkat konsumsi puncaknya, juga ditetapkan pada 2005.

 


(ABD)