Pemerintah Italia Rencanakan Pembatasan Berbelanja

Annisa ayu artanti    •    Senin, 10 Sep 2018 08:29 WIB
ekonomi italiaekonomi dunia
Pemerintah Italia Rencanakan Pembatasan Berbelanja
Wakil Perdana Menteri Luigi Di Maio. (FOTO: AFP)

Roma: Pemerintah Italia berencana melarang berbelanja di sejumlah pusat perniagaaan besar menjelang akhir tahun. Hal itu dikatakan Wakil Perdana Menteri Luigi Di Maio demi membela tradisi keluarga.

Sebelumnya, meski ada tekanan dari Gereja Katolik Roma dan serikat pekerja yang mengatakan bahwa negara harus mempertahankan tradisinya, Perdana Menteri Italia Mario Monti telah melakukan liberalisasi perdagangan di hari Minggu pada 2012 untuk memacu pertumbuhan ekonomi.

"Liberalisasi ini sebenarnya menghancurkan keluarga Italia," kata Di Maio seperti dikutip Channelnewsasia, Senin, 10 September 2018.

"Kami perlu mulai membatasi waktu pembukaan dan penutupan lagi," katanya kepada wartawan.

Awal tahun ini, Polandia membatasi belanja karena pemerintahan konservatif di Warsawa telah mendorong kembali nilai-nilai Katolik Roma.

Inisiatif Italia dan Polandia berjalan melawan liberalisasi di seluruh Eropa, di mana pengecer menghadapi tekanan dari ledakan belanja via online.

Pemilik toko kecil di Italia telah lama berusaha untuk membatalkan reformasi Monti, dengan mengatakan bisnis mereka menghadapi persaingan yang tidak adil dari mal-mal besar.


(AHL)