Bursa Saham Asia Tergelincir di Tengah Kekhawatiran Korea Utara

Angga Bratadharma    •    Selasa, 18 Apr 2017 10:21 WIB
bursa saham asia
Bursa Saham Asia Tergelincir di Tengah Kekhawatiran Korea Utara
Ilustrasi (REUTERS/Toru Hanai)

Metrotvnews.com, Singapura: Bursa saham Asia kembali mengalami penguatan pada awal perdagangan di Selasa. Sementara dolar Amerika Serikat (USD) kembali pulih dari level terendah dalam lima bulan usai komentar Menteri Keuangan Amerika Serikat (AS), sehingga mendukung mata uang lebih kuat meski ketegangan AS meningkat dengan Korea Utara.

Mengutip Reuters, Selasa 18 April 2017, indeks MSCI terluas di Asia-Pasifik di luar Jepang .MIAPJ0000PUS lebih rendah 0,15 persen. Sedangkan Nikkei Jepang. N225 mengalami lonjakan sebanyak 0,8 persen, kenaikan satu hari terbesar dalam tiga minggu, berkat pelemahan yen.

Sementara itu, saham Australia tergelincir 0,8 persen pada hari perdagangan pertama mereka di minggu ini. KOSPI Korea Selatan .KS11 mengalami kenaikan sebanyak 0,1 persen. Pasar sedang menunggu data harga rumah Tiongkok pada Maret dan indeks harga produsen Korea Selatan, serta beberapa menit dari pertemuan Reserve Bank of Australia di April.

Setelah peluncuran rudal Korea Utara yang gagal pada Minggu, ketegangan telah meningkat di tengah kekhawatiran bahwa negara yang terisolasi tersebut dapat segera menguji bom nuklir atau rudal lainnya.

Wakil Presiden AS Mike Pence memperingatkan Korea Utara pada Senin bahwa serangan militer AS baru-baru ini di Suriah dan Afghanistan menunjukkan tekad Presiden AS Donald Trump yang tidak perlu dipertanyakan, namun Pyongyang berjanji untuk melanjutkan pengujiannya.

Sementara itu, ada pujian untuk Tiongkok meningkatkan upaya guna mengendalikan tetangganya dan sekutunya. Wakil Presiden AS Pence dan Presiden Korea Selatan Hwang Kyo-ahn akan melanjutkan pengerahan awal ke Korea Selatan dari sistem pertahanan rudal AS THAAD, kendati Tiongkok Keberatan

"Tampaknya fokusnya sekarang benar-benar pada tes rudal masa depan dari Korea Utara dan apakah tes masa depan akan benar-benar berhasil. Salah satu kekhawatiran di Korea Utara sudah lebih jauh dimainkan," kata Kepala Strategi Pasar IG Chris Craig.

 


(ABD)

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional
Sevel Tutup

Bank Mandiri Tunggu Pelunasan Utang Modern Internasional

4 days Ago

Bangkrutnya usaha 7-Eleven (sevel) ditangan PT Modern Internasional Tbk (MDRN) meninggalkan ban…

BERITA LAINNYA