USD Tertekan di Tengah Data Ekonomi Negatif

   •    Jumat, 12 Jan 2018 09:31 WIB
dolar as
USD Tertekan di Tengah Data Ekonomi Negatif
Ilustrasi (ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

New York: Dolar Amerika Serikat (USD) bergerak melemah terhadap mata uang utama lainnya pada Kamis waktu setempat (Jumat WIB). Kondisi itu terjadi karena investor mencerna sejumlah data ekonomi negatif. Apabila menguat, USD diharapkan tidak memberi efek negatif terhadap mata uang utama lainnya.

Mengutip Xinhua, Jumat, 12 Januari 2018, indeks USD, yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama, turun 0,51 persen menjadi 91,857 pada akhir perdagangan. Pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,2038 dari USD1,1963 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3534 dari USD1.3513 pada sesi sebelumnya.

Dolar Australia naik menjadi USD0,7893 dari USD0,7839. Gerak USD membeli 111,11 yen Jepang, lebih rendah dari 111,32 yen pada sesi sebelumnya. Sedangkan USD jatuh ke 0,9761 franc Swiss dari 0,9778 franc Swiss, dan bergerak turun ke 1,2527 dolar Kanada dari 1,2575 dolar Kanada.

Indeks Harga Produsen AS (PPI) untuk permintaan akhir turun 0,1 persen pada Desember, secara musiman disesuaikan, konsensus pasar yang hilang dari kenaikan 0,2 persen, Departemen Tenaga Kerja mengumumkan pada Kamis.

Dalam pekan yang berakhir 6 Januari, angka awal untuk klaim awal musiman adalah 261.000, meningkat 11.000 dari tingkat sebelumnya yang tidak direvisi dari 250.000, kata departemen tersebut dalam sebuah laporan terpisah pada Kamis. Rata-rata pergerakan empat minggu adalah 250.750, naik 9.000 dari rata-rata minggu lalu yang tidak direvisi sebesar 241.750.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 205,60 poin atau 0,81 persen menjadi 25.574,73. Sedangkan S&P 500 naik 19,33 poin atau 0,70 persen menjadi 2.767,56. Indeks Nasdaq Composite naik 58,21 poin atau 0,81 persen menjadi 7.211,78.

 


(ABD)