OECD Revisi Pertumbuhan Ekonomi Global jadi 3,6% di 2017

Angga Bratadharma    •    Kamis, 30 Nov 2017 13:03 WIB
ekonomi dunia
OECD Revisi Pertumbuhan Ekonomi Global jadi 3,6% di 2017
Ilustrasi (FOTO: RBS)

Paris: Perekonomian global diperkirakan tumbuh 3,6 persen di 2017 sebelum menyentuh angka 3,7 persen pada 2018, kinerja terbaik sejak 2011, Organisasi Kerjasama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) yang berbasis di Paris mengatakan. Stimulus positif diharapkan bisa terus berdatangan guna memaksimalkan pertumbuhan tersebut.

"Perekonomian dunia telah menguat, dengan stimulus moneter dan fiskal yang mendasari peningkatan tingkat pertumbuhan dan sinkronisasi yang luas dan berbasis pada hampir seluruh negara," kata OECD, seperti dikutip dari Xinhua, Kamis, 30 November 2017.

Diharapkan pertumbuhan yang kuat di negara-negara Eropa utama akan mendorong angka zona euro lebih tinggi menjadi 2,4 persen pada 2017 dan 2,1 persen pada 2018. Tentu pada titik ini sejumlah upaya untuk menekan berbagai macam risiko perlu terus dilakukan.

"Proyeksi yang direvisi mencerminkan kinerja yang lebih kuat dari perkiraan pada paruh pertama 2017, dalam konteks meningkatnya lapangan kerja, kebijakan moneter yang akomodatif, dan pertumbuhan konsumsi, serta investasi yang lebih kuat," kata OECD.



Bagi Inggris, organisasi tersebut melukiskan prospek yang beragam karena perlambatan pertumbuhan yang terus berlanjut hingga 2018 menyusul ketidakpastian yang berlanjut mengenai hasil perundingan seputar keputusan untuk meninggalkan Uni Eropa dan dampak inflasi yang lebih tinggi terhadap daya beli rumah tangga.

Dalam prospek ekonomi terbarunya, organisasi yang berbasis di Paris mengatakan ekspansi di negara-negara berkembang membaik didukung oleh investasi infrastruktur baru di Tiongkok dan pemulihan dari resesi di negara-negara pengekspor komoditas utama.

Karena rebalancing yang sedang berlangsung dalam model pertumbuhan Tiongkok, pertumbuhan di Beijing diproyeksikan pada 6,8 persen pada 2017, lalu 6,6 persen pada 2018, naik dua persen dari laporan sebelumnya. "Pertumbuhan telah meraih momentum dan prospek jangka pendek positif," kata Sekretaris Jenderal OECD Angel Gurria.

 


(ABD)