Wall Street Bervariasi di Tengah Sengketa Perdagangan

Angga Bratadharma    •    Sabtu, 15 Sep 2018 07:00 WIB
wall street
Wall Street Bervariasi di Tengah Sengketa Perdagangan
Ilustrasi (Xinhua/Wang Lei)

New York: Bursa saham Amerika Serikat berakhir bervariasi pada perdagangan Jumat waktu setempat (Sabtu WIB), karena investor mencerna data ekonomi. Selain itu, kekhawatiran atas konflik perdagangan antara Washington dan mitra dagang utamanya yang berlarut larut membatasi perolehan keuntungan bagi pelaku pasar.

Mengutip Xinhua, Sabtu, 15 September 2018, indeks Dow Jones Industrial Average naik sebanyak 8,68 poin atau 0,03 persen menjadi 26.154,67. Sedangkan S&P 500 naik 0,80 poin atau 0,03 persen menjadi 2.904,98. Indeks Nasdaq Composite turun 3,67 poin atau 0,05 persen menjadi 8.010,04.

United Technologies dan Boeing termasuk di antara pemenang terbesar. Saham perusahaan masing-masing naik 1,68 persen dan 1,22 persen pada penutupan perdagangan. Sementara itu, saham Apple ditutup 1,14 persen lebih rendah, setelah sesi sebelumnya yang kuat.

Pada data ekonomi, penjualan ritel AS meningkat 0,1 persen pada Agustus dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Departemen Perdagangan AS mengatakan. Kondisi ini adalah kenaikan terkecil dalam enam bulan. Sedangkan harga impor AS turun 0,6 persen pada Agustus, menyusul penurunan 0,1 persen bulan sebelumnya, menurut statistik dari Departemen Tenaga Kerja.

Sementara itu, harga untuk ekspor AS turun sebanyak 0,1 persen, setelah turun 0,5 persen di Juli. Sentimen konsumen AS mencapai 100,8 pada September, naik dibandingkan dengan posisi 96,2 pada Agustus, mengalahkan konsensus pasar, menurut survei terbaru oleh University of Michigan.

Di sisi lain, Amerika Serikat berusaha memulai kembali pembicaraan perdagangan dengan Tiongkok. Langkah itu dilakukan di tengah aksi pembalasan yang dilakukan oleh Tiongkok lantaran Amerika Serikat tetap pada keputusan untuk mengenakan tarif yang tinggi sehingga memberikan efek negatif terhadap perdagangan dunia.

Sumber yang akrab dengan AS menyebutkan Amerika Serikat berada pada tahap awal mengusulkan putaran pembicaraan perdagangan baru dengan Tiongkok dalam waktu dekat. Pembicaraan ini guna mencapai kata sepakat di antara kedua negara sehingga perang dagang bisa segera terhenti.

Pejabat senior AS yang dipimpin oleh Menteri Keuangan Steven Mnuchin mengirim undangan ke pejabat Tiongkok dan mengusulkan pertemuan dalam beberapa minggu ke depan untuk membahas masalah perdagangan, Dow Jones melaporkan sebelumnya, mengutip sumber.

 


(ABD)