Bursa Saham Inggris Berakhir Tertekan 0,70%

   •    Rabu, 06 Jun 2018 09:45 WIB
bursa efekbursa sahamekonomi inggris
Bursa Saham Inggris Berakhir Tertekan 0,70%
Ilustrasi (AFP PHOTO/SHAUN CURRY)

London: Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB), dengan indeks acuan FTSE-100 di Bursa Efek London turun 54,49 poin atau 0,70 persen, menjadi 7.686,80 poin.

Mengutip Antara, Rabu, 6 Juni 2018, Antofagasta, kelompok penambang Chile, melonjak 2,67 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar dari saham-saham unggulan. Diikuti oleh saham Burberry Group dan Glencore, yang masing-masing meningkat 2,39 persen dan 1,79 persen.

Sementara itu, saham Carnival, sebuah perusahaan kapal pesiar, mencetak kerugian paling besar di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya anjlok 6,40 persen. Disusul oleh saham Royal Bank of Scotland Group yang jatuh 5,30 persen, serta International Consolidated Airlines Group turun 3,49 persen.

Sementara itu, indeks Dow Jones Industrial Average menurun 13,71 poin atau 0,06 persen menjadi berakhir di 24.799,98 poin. Indeks S&P 500 naik 1,93 poin atau 0,07 persen menjadi ditutup di 2.748,80 poin. Indeks Komposit Nasdaq berakhir meningkat 31,40 poin atau 0,41 persen menjadi 7.637,86 poin.

Nasdaq membuat rekor intraday baru pada perdagangan Selasa 5 Juni, terutama dipimpin oleh Netflix dan Amazon. Saham Amazon dan Netflix masing-masing naik 1,87 persen dan 1,1 persen pada penutupan pasar.

Kemudian, pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1714 dari USD1,1697 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3393 dari USD1,3315 di sesi sebelumnya. Dolar Australia turun menjadi USD0,7615 dari USD0,7653.

Sedangkan USD dibeli 109,74 yen Jepang, lebih tinggi dari 109,72 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD turun menjadi 0,9846 franc Swiss dari 0,9881 franc Swiss, dan naik ke 1,2973 dolar Kanada dari 1,2930 dolar Kanada.

 


(ABD)