Untuk Pertama Kalinya

Bank Sentral Singapura Memperketat Kebijakan Moneter

Angga Bratadharma    •    Sabtu, 14 Apr 2018 17:04 WIB
ekonomi singapura
Bank Sentral Singapura Memperketat Kebijakan Moneter
Suasana kota di Singapura (CNBC/Rustam Azmi)

Singapura: Bank sentral Singapura memperketat kebijakan moneter untuk pertama kalinya sejak enam tahun terakhir. Bank sentral mengungkapkan ekonomi di negara ini harus tetap pada jalur ekspansi yang stabil di 2018 sejalan dengan hadirnya risiko dari kemungkinan eskalasi ketegangan perdagangan AS-Tiongkok

Otoritas Moneter Singapura atau Monetary Authority of Singapore (MAS) menegaskan akan sedikit meningkatkan kebijakan moneter terkait dolar Singapura dari nol persen sebelumnya, sementara menjaga secara lebar dan titik tengah dari band tidak terlalu berubah.

Mengutip CNBC, Sabtu, 14 April 2018, data awal juga menunjukkan bahwa ekonomi Singapura tumbuh lebih baik dari yang diperkirakan pada kuartal pertama dibandingkan dengan kuartal sebelumnya secara tahunan, di belakang pertumbuhan yang berkelanjutan di sektor manufaktur.

"Ekonomi tumbuh 1,4 persen pada periode Januari-Maret secara tahunan dan disesuaikan secara musiman," ungkap Kementerian Perdagangan dan Industri.

Sedangkan Produk Domestik Bruto (PDB) diperkirakan tumbuh 1,0 persen secara tahunan di Januari-Maret dibandingkan dengan tiga bulan sebelumnya, menurut perkiraan median dari jajak pendapat ekonom Reuters.

Pada kuartal keempat 2017, PDB tumbuh 2,1 persen secara tahunan dibandingkan dengan kuartal sebelumnya. Pertumbuhan untuk tahun penuh 2017 adalah 3,6 persen, kenaikan terbesar sejak 2014.

 


(ABD)