Data AS Mulai Bergerak Menguat

Angga Bratadharma    •    Kamis, 24 Nov 2016 11:08 WIB
ekonomi amerika
Data AS Mulai Bergerak Menguat
Ilustrasi (Reuters/Andrew Cullen)

Metrotvnews.com, Washington: Pesanan baru untuk produksi barang modal manufaktur Amerika Serikat (AS) mengalami rebound pada Oktober dengan kondisi itu didorong oleh meningkatnya permintaan untuk mesin dan berbagai peralatan lainnya. Hal ini menunjukkan adanya percepatan pertumbuhan ekonomi di awal kuartal IV-2016.

Prospek ekonomi yang cerah menerima dorongan lebih lanjut dari data lainnya yang menunjukkan lonjakan sentimen konsumen di bulan ini menyusul terpilihnya Donald Trump sebagai Presiden AS berikutnya. Konsumen memandang positif atas prospek perekonomian itu.

Baca: Pertumbuhan Ekonomi Bisa Ubah Data Tenaga Kerja AS

Sementara itu, jumlah orang AS yang mengajukan tunjangan pengangguran mengalami kenaikan. Akan tetapi, tren klaim pengangguran tetap konsisten dengan pasar tenaga kerja yang masih mengalami pengetatan. Adapun perbaikan data tenaga kerja dibutuhkan untuk memulihkan ekonomi AS.

Baca: IMF Belum akan Revisi Pertumbuhan Ekonomi AS

Selain itu, data diperkuat ekspektasi dari Federal Reserve atau the Fed yang akan menaikkan tingkat suku bunga acuan pada pertemuan kebijakan di Desember. Beberapa pejabat the Fed melihat ada potensi kenaikan suku bunga 'relatif segera'.


Pekerja berjalan melewati sejumlah alat berat (REUTERS/Eric Vidal)

"Semuanya tampaknya akan bergerak ke arah yang benar dalam perekonomian AS. Kondisi yang lemah dan mulai pulih ini akan membuat the Fed melakukan sejumlah upaya," kata Kepala Ekonom Naroff Economic Advisers Joel Naroff, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (24/11/2016).

Departemen Perdagangan mencatat pesanan barang modal non-pertahanan tidak termasuk pesawat mengalami kenaikan sebanyak 0,4 persen setelah mengalami penurunan sebanyak 1,4 persen pad September. Sekarang ini, pesanan barang modal inti telah meningkat dari lima bulan terakhir.

Baca: Trump Diharapkan Pererat Hubungan Tiongkok-AS

Pengiriman barang modal inti naik 0,2 persen pada bulan lalu setelah naik 0,4 persen pada September. Pengiriman barang modal inti pemerintah dipergunakan untuk untuk menghitung pengeluaran peralatan pengukuran Produk Domestik Bruto (PDB) pemerintah.

 


(ABD)