Kekuatan USD Meredup

   •    Selasa, 06 Nov 2018 09:44 WIB
dolar as
Kekuatan USD Meredup
Ilustrasi (FOTO: AFP)

New York: Kurs dolar Amerika Serikat (USD) melemah terhadap sebagian besar mata uang utama lainnya pada akhir perdagangan Senin waktu setempat (Selasa WIB). Kondisi itu terjadi karena investor khawatir atas volatilitas pasar global yang dibawa oleh pemilihan sela (paruh waktu) AS yang dijadwalkan Selasa waktu setempat.

Mengutip Antara, Selasa, 6 November 2018, pada akhir perdagangan New York, euro naik menjadi USD1,1417 dari USD1,1392 pada sesi sebelumnya, dan pound Inggris naik menjadi USD1,3048 dari USD1,2964 pada sesi sebelumnya. Dolar Australia naik menjadi USD0,7216 dari USD0,7192.

Sedangkan USD dibeli 113,22 yen Jepang, lebih rendah dibandingkan dengan 113,27 yen Jepang pada sesi sebelumnya. Kemudian USD turun menjadi 1,0039 franc Swiss dibandingkan dengan 1,0043 franc Swiss, dan turun menjadi 1,3108 dolar Kanada dibandingkan dengan 1,3112 dolar Kanada.

Warga Amerika Serikat akan memberikan suara pada Selasa waktu setempat. Sejauh ini, Demokrat telah mendapatkan peluang tinggi untuk mendapatkan kembali kendali di DPR AS, sementara Partai Republik dapat mempertahankan mayoritas mereka di Senat.

Namun ketidakpastian seperti itu diperlunak oleh laporan ketenagakerjaan pada Jumat yang menunjukkan bahwa lapangan pekerjaan meningkat secara drastis pada Oktober, dengan pendapatan rata-rata naik 3,1 persen secara tahun ke tahun dan tingkat pengangguran tidak berubah.

Tanda-tanda ekonomi domestik yang kuat itu mendorong imbal hasil obligasi Pemerintah AS bertenor 10 tahun naik menjadi 3,191 persen pada Senin 5 Oktober.

Di sisi lain, indeks Dow Jones Industrial Average meningkat 190,87 poin atau 0,76 persen, menjadi berakhir di 25.461,70 poin. Indeks S&P 500 naik 15,25 poin atau 0,56 persen, menjadi ditutup di 2.738,31 poin. Indeks Komposit Nasdaq turun 28,14 poin atau 0,38 persen, menjadi berakhir di 7.328,85 poin.


(ABD)


Merpati akan Beroperasi Lagi 2019

Merpati akan Beroperasi Lagi 2019

9 hours Ago

PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) yang sejak 1 Februari 2014 berhenti beroperasi akibat k…

BERITA LAINNYA