Perekonomian Vietnam Diprediksi Tumbuh 6,8% di 2018

   •    Minggu, 07 Oct 2018 18:58 WIB
vietnam
Perekonomian Vietnam Diprediksi Tumbuh 6,8% di 2018
Vietnam. Dok:AFP.

Hanoi: Bank Dunia (WB) memperkirakan ekonomi Vietnam akan meningkat 6,8 persen tahun ini, naik dari tingkat 6,5 persen yang diperkirakan pada April.

Dalam edisi Oktober 2018, dalam East Asia and Pacific Economic Update berjudul "Menjelajahi Ketidakpastian", Bank Dunia juga menaikkan proyeksi pertumbuhan ekonomi Vietnam 2019 menjadi 6,6 persen dari 6,5 persen. Bank Dunia juga mempertahankan prediksi pertumbuhan ekonomi 2020 di negara itu tidak berubah pada 6,5 persen.

Di Vietnam dan Thailand, pertumbuhan diperkirakan akan kuat pada 2018 sebelum melambat pada 2019 dan 2020 karena permintaan domestik yang lebih kuat mulai melandai. Bank Dunia mengatakan, mencatat bahwa inflasi telah mulai meningkat di seluruh kawasan, terutama di Myanmar, Filipina, dan Vietnam.

Menurut laporan WB, meskipun lingkungan eksternal yang kurang menguntungkan, prospek pertumbuhan untuk mengembangkan ekonomi di Asia Timur dan Pasifik tetap positif. Pertumbuhan ekonomi di Asia Timur dan Pasifik diperkirakan akan mencapai 6,3 persen tahun ini.

Menurut perkiraan Bank Pembangunan Asia dalam Laporan Pembaruan Pembangunan Asia 2018 yang dirilis bulan lalu, perekonomian Vietnam akan tumbuh 6,9 persen pada 2018.

Vietnam diperkirakan memposting pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) sebesar 6,98 persen dalam tiga kuartal pertama tahun ini. "Tingkat pertumbuhan tertinggi sembilan bulan sejak 2011, kata Biro Kantor Statistik Umum Vietnam.

Vietnam mengambil langkah-langkah sinkron untuk mendapatkan pertumbuhan PDB lebih dari 6,7 persen tahun ini. Legislatif menargetkan pertumbuhan PDB sebesar 6,5-6,7 persen pada 2018, dibandingkan dengan 6,81 persen pada 2017.


(SAW)


Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

Solusi Rangkap Jabatan BP Batam Dinilai Melanggar UU

2 days Ago

Keputusan pemerintah melebur BP Batam ke Pemerintah Kota Batam mendapat respons dan tanggapan b…

BERITA LAINNYA