IMF Berharap Ada Kesepakatan tentang Utang Yunani Minggu Depan

Angga Bratadharma    •    Rabu, 16 May 2018 09:31 WIB
imfekonomi duniaekonomi yunani
IMF Berharap Ada Kesepakatan tentang Utang Yunani Minggu Depan
Ilustrasi (FOTO: AFP)

Yunani: Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) perlu mencapai kesepakatan dengan Yunani dan kreditur Eropa pada minggu depan. Hal itu dianggap penting untuk memastikan bantuan dana memiliki waktu yang cukup guna membantu Yunani menyelesaikan persoalan perekonomiannya.

Yunani telah mencari keringanan utang -pelonggaran persyaratan untuk membayar kembali utangnya- sejak 2015, tetapi masalah ini telah berlarut-larut karena penentangan dari beberapa negara anggota Uni Eropa. Negara-negara Eropa tertentu, beberapa di antaranya adalah pemberi pinjaman terbesar ke Yunani, menentang pengampunan utang yang signifikan.

Hal itu dilakukan karena mereka tidak ingin dilihat oleh warga negara mereka sebagai negara yang berkontribusi terhadap kegiatan malpraktik ekonomi. Meski demikian, Direktur IMF untuk Eropa Poul Thomsen menegaskan, perlu ada kesepakatan pada pertemuan akhir pekan depan.

"Kami benar-benar membutuhkan kesepakatan di Eurogroup minggu depan. Waktu hampir habis tetapi jika ada kesepakatan dalam pertemuan Eurogroup pada Mei, maka akan ada cukup waktu bagi kami untuk mengaktifkan program. Dan, itu bertepatan dengan sisa ESM (Stabilitas Eropa Mekanisme)," kata Thomsen, seperti dikutip dari CNBC, Rabu, 16 Mei 2018.



Forum Eurogroup adalah pertemuan rutin untuk semua menteri keuangan dari negara-negara yang berbagi mata uang tunggal, sementara ESM adalah organisasi yang berurusan dengan negara-negara yang berjuang di wilayah tersebut.

Sejauh ini, semua uang yang diterima Yunani di bawah program bailout ketiganya telah datang dari Eropa dan masih menunggu potongan dari IMF yang berbasis di Washington, DC. IMF telah mengatakan bahwa tidak akan mencairkan dana apapun sampai Eropa menyetujui langkah-langkah spesifik yang membuat utang Yunani lebih berkelanjutan dalam jangka panjang.

Yunani memiliki utang sebanyak 180 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Namun, masalah utang menjadi semakin mendesak ketika Athena mendekati akhir program keuangan, yang dijadwalkan pada 20 Agustus. Antara perjanjian tentang utang dan berakhirnya bailout, IMF mengatakan, akan tersedia dana untuk dicairkan sebesar 1,6 miliar euro (USD1,9 miliar).

 


(ABD)