Produksi Libya Turun, Harga Minyak Merosot

Ade Hapsari Lestarini    •    Kamis, 12 Jul 2018 08:22 WIB
minyak mentah
Produksi Libya Turun, Harga Minyak Merosot
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

New York: Harga minyak merosot pada perdagangan Rabu waktu setempat karena National Oil Corp (NOC) Libya mengangkat force majeure pada empat pelabuhan minyak Libya.

Melansir dari Xinhua, Kamis, 12 Juli 2018, NOC mengatakan produksi dan ekspor dari terminal akan kembali ke tingkat normal dalam beberapa jam ke depan setelah mengangkat force majeure di pelabuhan minyak timur pada Rabu, menurut laporan media.

Produksi minyak Libya turun menjadi 527 ribu barel per hari (bpd) dari level tertingginya sebesar 1,28 juta bpd pada Februari setelah penutupan pelabuhan, kata NOC.

Sementara itu, persediaan minyak mentah AS turun 12,6 juta barel pekan lalu menjadi 405,2 juta barel, menandai penurunan mingguan terbesar dalam pasokan minyak mentah domestik dalam hampir dua tahun, lapor Administrasi Informasi Energi (EIA).

West Texas Intermediate untuk pengiriman Agustus merosot USD3,73 menjadi USD70,38 per barel di New York Mercantile Exchange, sementara minyak mentah Brent untuk pengiriman September turun USD5,46 menjadi USD73,40 per barel di London ICE Futures Exchange.

Senada, harga komoditas lainnya yakni emas, untuk pengiriman Agustus juga melemah USD11 atau 0,88 persen menjadi USD1.244,4 per ons.

Sementara logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September turun 27 sen atau 1,68 persen menjadi USD15,817 per ons. Platinum untuk Oktober turun USD11,2 atau 1,32 persen menjadi USD835 per ons.


(AHL)