Kekhawatiran Pasokan AS Buat Minyak Dunia Tertekan

Angga Bratadharma    •    Selasa, 21 Mar 2017 08:17 WIB
minyak mentah
Kekhawatiran Pasokan AS Buat Minyak Dunia Tertekan
Ilustrasi (FOTO: Reuters/Lucy Nicholson)

Metrotvnews.com, New York: Harga minyak dunia tergelincir pada Senin waktu setempat (Selasa WIB) meski ada pemberitaan bahwa OPEC mendukung memperpanjang kontrak enam bulan untuk memangkas produksi. Adapun hal itu terjadi lantaran ada kekhawatiran mengenai pertumbuhan produksi minyak Amerika Serikat (AS) dan persediaan yang tinggi.

Patokan Brent crude futures sempat melonjak ke wilayah positif, tetapi beringsut kembali turun lagi setelah sumber dalam kelompok mengatakan Organisasi Negara Pengekspor Minyak sedang mempertimbangkan untuk memperpanjang pemotongan produksi ke dalam paruh kedua 2017.

Lonjakan singkat mengulangi pola yang telah muncul dalam 10 hari terakhir setelah kekalahan pasar yang melihat posisi spekulan besar telah keluar bullish pada angka persediaan tetap tinggi. Minyak mentah telah membuat beberapa upaya untuk rebound setelah penurunan 10 persennamun lonjakan umumnya telah singkat.

Analis mengatakan investor cenderung spekulatif untuk terus mengurangi posisi bullish, berkat optimisme di kalangan produsen AS yang meningkatkan aktivitas pengeboran, yang sebagian akan mengimbangi upaya OPEC guna mengurangi pasokan.

"Saya pikir minyak bereaksi dengan kenaikan yang mantap dalam hitungan rig AS dan kesadaran bahwa momentum membangun ke downside dari reposisi kepentingan spekulatif di pasar," kata Partner Again Capital di New York John Kilduff, seperti dikutip dari Reuters, Selasa 21 Maret 2017.

Brent berada di posisi sebesar USD51,67 per barel atau mengalami penurunan sebanyak 9 sen di 11:53 EDT (1653 GMT). Sementara itu, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS mengalami rebound dari kerugian, tapi mengalami penurunan sebanyak 43 sen menjadi USD48,35 per barel.

Selain itu, upgrade di prospek pasokan non-OPEC menyebabkan analis di JP Morgan memangkas perkiraan harga mereka di 2017 dan di 2018 untuk Brent dan WTI masing-masing di USD55,75 dan USD55,50 serta USD53,75 dan USD53,50.


(ABD)

Menkeu: Level Utang Indonesia Masih Aman

Menkeu: Level Utang Indonesia Masih Aman

24 minutes Ago

Menteri Keuangan Sri Mulyani memastikan kondisi utang Indonesia masih di level aman jika diband…

BERITA LAINNYA