Bursa Saham Asia Bergerak Menguat

Angga Bratadharma    •    Selasa, 21 Mar 2017 10:06 WIB
bursa saham asia
Bursa Saham Asia Bergerak Menguat
Ilustrasi (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

Metrotvnews.com, Tokyo: Bursa saham Asia pagi ini bergerak ke posisi tertinggi dalam kurun waktu 15 bulan terakhir. Sementara itu, dolar Amerika Serikat (USD) dan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS) belum maksimal pada prospek lintasan kebijakan dari Federal Reserve atau the Fed.

Pada awal perdagangan, indeks MSCI dari saham Asia Pasifik di luar Jepang .MIAPJ0000PUS mengalami kenaikan sebanyak 0,1 persen atau mendekati level tertingginya di 15 bulan. Sedangkan indeks saham Korea Selatan .KS11 memukul ke level tertinggi dalam dua tahun.

Mengutip Reuters, Selasa 21 Maret 2017, indeks Jepang Nikkei N225 mengalami penurunan sebanyak 0,8 persen, tertekan oleh saham keuangan yang terluka oleh hasil saham AS yang lebih rendah dan saham eksportir yang jatuh akibat kenaikan yen terhadap dolar.

Adapun saham Asia telah didukung oleh tanda-tanda pertumbuhan ekonomi global yang kuat dan adanya kekhawatiran tentang proteksionisme, melemparkan bayangan setelah para pemimpin keuangan dari ekonomi terbesar dunia turun dan berjanji untuk mempertahankan perdagangan global yang bebas dan terbuka.

Wall Street melayang lebih rendah pada Senin waktu setempat (Selasa WIB). Hal itu karena investor khawatir rencana Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk memotong pajak dan meningkatkan perekonomian bisa memakan waktu lebih lama dari perkiraan sebelumnya.

Pasar saham AS telah mengalami reli sejak terpilihnya Trump sebagai Presiden AS. Namun, reli telah mulai goyah dalam beberapa pekan terakhir karena investor khawatir tentang kurang jelasnya proposal untuk reformasi pajak dan memotong sejumlah regulasi.

"Setiap pengeluaran fiskal oleh Pemerintahan Trump tidak akan datang sampai awal Agustus dan mungkin akan banyak setelah itu. Jadi manfaat yang bisa ditimbulkan dari ekonomi mungkin akan muncul di tahun depan," kata seorang pedagang senior di sebuah bank Eropa.


(ABD)