Kuartal III-2016

Penyaluran Kredit Perbankan Dorong Ekonomi Tiongkok Tumbuh 6,7%

Angga Bratadharma    •    Rabu, 19 Oct 2016 14:48 WIB
ekonomi chinationgkok
Penyaluran Kredit Perbankan Dorong Ekonomi Tiongkok Tumbuh 6,7%
Seorang karyawan bekerja di sebuah pabrik kimia di Tiongkok (Foto: REUTERS)

Metrotvnews.com, New York: Perekonomian Tiongkok tumbuh stabil atau berada di angka 6,7 persen di kuartal III-2016. Pencapaian pertumbuhan ekonomi tersebut didorong oleh belanja pemerintah yang lebih kuat, jejak rekam penyaluran kredit perbankan, dan kondisi pasar properti yang masih naik turun di mana kondisi itu menambah utang yang terus tumbuh.

Baca: Penurunan Inflasi Tiongkok Genjot Stabilitas Ekonomi

Data Rabu menggambarkan bahwa perekonomian Tiongkok secara perlahan mulai stabil namun kondisinya semakin bergantung terhadap belanja pemerintah dan booming pertumbuhan sektor perumahan. Selain itu, diharapkan ada kontribusi terhadap investasi swasta mengingat laju ekspor masih belum maksimal.

Beberapa ekonom percaya bahwa Beijing harus 'double down' untuk memberikan stimulus pada tahun ini guna memenuhi target pertumbuhan ekonomi secara resmi di 6,5 persen hingga tujuh persen. Adapun obsesi pemerintah yang terbilang keras akan memberi tekanan terhadap reformasi yang direncanakan oleh ekonomi terbesar kedua ini.

Baca: Impor Tiongkok untuk Pertama Kali Naik di Agustus

"Mereka telah jelas memilih untuk melakukan segala sesuatu yang mereka bisa lakukan guna memenuhi target pertumbuhan, dan sekarang ada sedikit kejutan ke atas dari pasar perumahan yang benar-benar membantu mereka atas pertumbuhan PDB tahun ini," kata Head of Asia Economics Oxford Economics Louis Kuijs, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (19/10/2016).


Bendera Tiongkok (REUTERS/Kim Kyung-Hoon)

Pertanyaan sebenarnya pada konteks ini adalah apakah pemimpin Tiongkok bersedia untuk memindahkan target pertumbuhan ekonomi sedikit lebih rendah dalam rangka menempatkan pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan. Atau, mereka justru merasa berkewajiban untuk terus mempertahankan kepada target pertumbuhan yang sangat tinggi.

Baca: Menkeu Sebut Ekonomi Tiongkok Alami Stagnasi

Ekonom percaya risiko jangka pendek terbesar bagi Tiongkok merupakan koreksi yang terbilang tinggi di pasar properti, yang menyumbang sekitar 15 persen terhadap Produk Domestik Bruto (PDB). Investasi real estate dipercepat pada September dan penjualan rumah melonjak, menyoroti secara terus menerus mengenai permintaan investor atas properti.

 


(ABD)