Perjanjian perbankan Wells Fargo dengan Nevada Diperpanjang

Angga Bratadharma    •    Kamis, 20 Apr 2017 07:43 WIB
perbankanekonomi amerika
Perjanjian perbankan Wells Fargo dengan Nevada Diperpanjang
Logo Wells Fargo di Chicago, Amerika Serikat (REUTERS/Jim Muda)

Metrotvnews.com, New York: Wells Fargo & Co (WFC.N) menyatakan bahwa Negara Bagian Nevada telah memperpanjang perjanjian kerja sama perbankannya dengan pemberi pinjaman yang terkena skandal hingga 2021. Adapun perpanjangan kerja sama tersebut diharapkan memberi keuntungan bagi masing-masing pihak.

Beberapa negara bagian, termasuk California, Illinois dan Ohio, telah memutuskan hubungan dengan bank tersebut menyusul skandal penjualan yang merugikan mantan Chief Executive John Stumpf dalam pekerjaannya. Sedangkan kesepakatan Wells Fargo dengan Nevada dilengkapi dengan opsi perpanjangan dua tahun.

Mengutip Reuters, Kamis 20 April 2017, Wells Fargo telah menangani beberapa tuntutan hukum dan pertanyaan peraturan sejak penyelidikan dari pemerintah menemukan pada September bahwa beberapa karyawannya telah membuka lebih dari dua juta akun tanpa sepengetahuan pelanggan.


Mesin ATM Wells Fargo terlihat di San Francisco, California, Amerika Serikat (REUTERS/Robert Galbraith)

Wells Fargo telah bekerja untuk memenangkan kepercayaan pelanggan setelah skandal tersebut dan membayar denda sebesar USD185 juta kepada pemerintah AS. Sementara Wells Fargi telah memecat lebih dari 5.000 karyawan, meminta maaf kepada pelanggan, mengubah rencana kompensasi dan membatalkan target penjualan.

Sebelumnya, mantan Kepala Perbankan Ritel Wells Fargo & Co (WFC.N) Carrie Tolstedt menolak terkait penyelidikan internal bank dalam pelanggaran praktik penjualan. Sejauh ini, penyelesaian dari skandal yang dilakukan Wells Fargo terus dilakukan mengingat kredibilitas terus mengalami pelemahan.

"Kami sangat tidak setuju dengan laporan dan upayanya untuk menyalahkan Tolstedt. Pemeriksaan penuh dan wajar atas sebuah fakta akan menghasilkan kesimpulan yang berbeda kata Pengacara untuk Tolstedt, Enu Mainigi, Williams & Connolly LLP.

Setidaknya terdapat lima karyawan Wells Fargo telah menggugat bank yang berbasis di San Francisco atau mengajukan keluhan dengan regulator AS karena mereka dipecat setelah melaporkan adanya praktik yang menyalahi aturan. Hal itu termasuk memeriksa kartu kredit untuk klien oleh karyawan bank, menurut tuntutan hukum dan keluhan.

 


(ABD)

Kebijakan HET Diyakini Efektif Cegah Gejolak Harga

Kebijakan HET Diyakini Efektif Cegah Gejolak Harga

11 hours Ago

Penerapan kebijakan HET yang dikeluarkan Kemendag dinilai akan menjadi panduan konsumen dalam m…

BERITA LAINNYA