Produksi Produsen Top Meningkat, Harga Minyak Berpeluang Melemah

Ade Hapsari Lestarini    •    Rabu, 13 Jun 2018 12:47 WIB
minyak mentah
Produksi Produsen Top Meningkat, Harga Minyak Berpeluang Melemah
Ilustrasi. (FOTO: AFP)

Jakarta: Meningkatnya produksi para produsen top berpeluang memicu pelemahan lanjutan harga minyak di sesi perdagangan Asia.

"Untuk menguji support di USD65,20 per barel. Rentang perdagangan potensial sesi Asia di USD65,20-USD66,30," tutur Analis Monex Investindo Futures, dalam analisanya, Rabu, 13 Juni 2018.

Arab Saudi yang melaporkan kenaikan produksinya untuk di atas 10 juta bpd di Mei telah menjadi sentimen negatif harga minyak pada perdagangan Selasa, yang ditutup turun 0,1 persen di USD66,04 per barel. Harga saat penulisan sebesar USD65,83 per barel.

Harga minyak dunia bervariasi pada akhir perdagangan Selasa waktu setempat (Rabu WIB). Hal itu terjadi karena para pedagang mencerna laporan bulanan yang baru dirilis dari Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC).

Mengutip Antara, harga minyak patokan AS West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juli, naik 26 sen AS menjadi menetap di USD66,36 per barel di New York Mercantile Exchange. Sementara itu, minyak mentah Brent untuk pengiriman Agustus, merosot 58 sen AS menjadi ditutup di USD75,88 per barel di London ICE Futures Exchange.

Menurut laporan bulanan yang dirilis pada Selasa 12 Mei 2018, produksi minyak OPEC meningkat sebesar 35 ribu barel per hari pada Mei secara bulan ke bulan dan menjadi rata-rata 31,87 juta barel per hari.


(AHL)


Menkeu Bicara Kesuksesan Penyelenggaraan Pertemuan IMF-WB

Menkeu Bicara Kesuksesan Penyelenggaraan Pertemuan IMF-WB

8 hours Ago

Pertemuan tahunan IMF-World Bank Group 2018 telah resmi ditutup pada Minggu (14/10/2018). Acara…

BERITA LAINNYA