Kenaikan Suku Bunga AS Semakin Mungkin Dilakukan

Angga Bratadharma    •    Rabu, 15 Mar 2017 08:04 WIB
the fed
Kenaikan Suku Bunga AS Semakin Mungkin Dilakukan
Gedung The Fed (REUTERS/Chip East)

Metrotvnews.com, Washington: Pendapatan rumah tangga Amerika Serikat (AS) telah mencapai tingkat rekor dengan harga saham AS baru-baru ini mencapai level yang cukup tinggi. Adapun tingkat inflasi mendekati tujuan dua persen Federal Reserve atau the Fed dan ekonomi dunia masih memiliki risiko sekarang ini.

Ketika Ketua the Fed Janet Yellen mengungkapkan mengenai kebijakan moneter dalam sebuah konferensi pers pertamanya di 2017 maka bisa dikatakan ia mendeklarasikan kemenangan dengan rencananya menaikkan tingkat suku bunga. Kondisi itu seiring dengan stabilnya pergerakan ekonomi yang dilihat dari sisi kebijakan moneter.

Kenaikan tingkat suku bunga diharapkan terjadi pada tanggal 15 Maret dan menjadi yang kedua usai suku bunga dinaikkan the Fed pada 2016 silam. Apabila suku bunga naik maka kenaikan itu menjadi yang tercepat sejak puncak booming data perumahan AS pada 2006.

"Anda tidak perlu intrik atau melakukan pergeseran mendasar dalam keyakinan tentang ekonomi untuk menyadari mengapa kenaikan suku bunga semakin sangat mungkin dilakukan," kata seorang Profesor yang juga Mantan Penasihat the Fed Johns Hopkins, seperti dikutip dari Reuters, Rabu 15 Maret 2017.

Sebelumnya, pengusaha swasta di AS menambah sebanyak 298.000 pekerjaan di Februari. Angka itu jauh di atas ekspektasi ekonom, sebuah laporan menunjukkan dengan harapan angka ini bisa terus meningkat.

Ekonom yang disurvei oleh Reuters telah memperkirakan ADP National Employment Report akan menunjukkan kenaikan dari 190.000 pekerjaan, dengan perkiraan mulai dari 150.000 menjadi 247.000.

Gaji atau keuntungan swasta di bulan sebelumnya direvisi mengalami kenaikan menjadi 261.000 dari awalnya dilaporkan hanya mengalami peningkatan sebanyak 246.000. Laporan ini dikembangkan bersama dengan Analytics Moody.


(ABD)